Hasto Tak Tahu Menahu Soal Saksi Kapolda yang Disiapkan PDIP di MK

AKURAT.CO Sekretaris Jenderal PDIP, Hasto Kristiyanto, mengaku belum mendengar kabar partainya menyiapkan saksi seorang kapolda untuk hadapi sengketa pemilu di Mahkamah Konstitusi (MK).
Hasto mengaku belum bertemu dengan Wakil Deputi Hukum TPN Ganjar-Mahfud, Henry Yosodiningrat, yang pertama kali menyatakan PDIP menyiapkan seorang kapolda untuk dijadikan saksi.
“Saya belum bertemu dengan Pak Henry Yoso,” kata Hasto dikutip Minggu (17/3/2024).
Baca Juga: Beras Mahal, Sultan Apresiasi Presiden Jokowi Tambah Alokasi Pupuk Subsidi
Kendati demikian, Hasto percaya bahwa pernyataan Henry bisa dipertanggungjawabkan. Sebab, Henry merupakan seorang yang bergerak di bidang hukum.
“Pak Henry Yoso seorang penegak hukum, seorang lawyer, setiap apa yang disampaikan bisa dipertanggungjawabkan. Ya saya mengharapkan karena pemerintah saat ini hadapi tantangan yang tidak ringan,” demikian Hasto.
Sebelumnya, Wakil Deputi Hukum TPN Ganjar-Mahfud, Henry Yosodiningrat, mengatakan PDIP siap membawa sejumlah bukti dan saksi ke Mahkamah Konstitusi (MK).
Baca Juga: Bagaimana Cara Meningkatkan Kesadaran Bertanggung Jawab pada Diri Sendiri?
Adapun saksi tersebut di antaranya seorang kepala kepolisian daerah (kapolda) terkait gugatan hasil Pilpres 2024 setelah diumumkan Komisi Pemilihan Umum (KPU).
“Kami punya bukti ada kepala desa yang dipaksa oleh polisi, ada juga bukti warga masyarakat mau milih ini tapi diarahkan ke paslon lain, dan akan ada Kapolda yang kami ajukan. Kita tahu semua main intimidasi, besok kapolda dipanggil dicopot,” kata Henry dalam keterangannya, di Jakarta, Senin (12/3/2024).
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini



Terpopuler
- 1Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 2Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 3Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 4Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 5Bangkai Kapal Tertua di Dunia Berusia 4.700 Tahun Ditemukan di Turki, Apa Saja yang Terungkap?
- 6Trump Sudah Berhati-Hati Terlibat Perang, Netanyahu Berupaya Memicu Kembali Konfrontasi dengan Iran
- 7Dua Jenderal TNI AD Dinilai Memenuhi Syarat Jadi Calon Panglima TNI, Siapa Saja?
- 8Fabio Calonego Akui Ditawari Naturalisasi, Tertarik Bela Timnas Indonesia
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK





