KPU Bakal Umumkan Penetapan Pemilu 2024 Malam Ini

AKURAT.CO Komisi Pemilihan Umum (KPU) RI akan menetapkan hasil Pemilu serentak 2024 nanti malam, tepatnya setelah berbuka puasa. Hingga saat ini, rekapitulasi penghitungan suara tingkat nasional menyisakan dua Provinsi lagi, yaitu Provinsi Papua Pegunungan dan Provinsi Papua.
"Mungkin kalau waktu definitifnya kemungkinan pasca kita ambil jeda sampai menjalankan ibadah inilah puasa waktu berbuka. Jadi itu ya teman-teman ya," kata anggota KPU RI, August Mellaz kepada wartawan, Rabu (20/3/2024).
Baca Juga: Kubu Ganjar-Mahfud Bakal Beri Keterangan Resmi Usai Pengumuman Pemilu 2024
Mellaz mengatakan, setelah dua Provinsi ini selesai pihaknya harus melakukan rapat internal untuk memastikan dokumen lengkap sebelum mengumumkan penetapan hasil Pemilu serentak 2024.
"Nanti setelah pleno kita akan lihat bagaimana dinamikanya untuk dua Provinsi, setelah itu kita butuh jeda waktu untuk cek dokumen," ujarnya.
KPU RI melanjutkan rapat pleno terbuka rekapitulasi penghitungan suara tingkat nasional. Provinsi Papua Pegunungan mendapat giliran pertama untuk melakukan penghitungan suara bersama ketua dan anggota KPU RI.
"Untuk provinsi Papua Pegunungan akan duluan dan kemudian Papua Induk, karena semalem Papua Pegunungan sampai di Jakarta pukul 03.00 WIB," kata Mellaz.
Hingga saat ini rekapitulasi yang sudah masuk ke dalam data KPU RI berjumlah 36 Provinsi.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini


Terpopuler
- 1Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 2Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 3Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 4Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 5Bangkai Kapal Tertua di Dunia Berusia 4.700 Tahun Ditemukan di Turki, Apa Saja yang Terungkap?
- 6Dua Jenderal TNI AD Dinilai Memenuhi Syarat Jadi Calon Panglima TNI, Siapa Saja?
- 7Tudingan Ijazah Palsu Dirinya dan Gibran Terus Bergulir, Jokowi: Berpotensi Pengalihan Isu
- 8Trump Sudah Berhati-Hati Terlibat Perang, Netanyahu Berupaya Memicu Kembali Konfrontasi dengan Iran
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK






