Gen KAMI: Penyebar Gosip Perpecahan Jokowi-Prabowo Anti terhadap Visi Indonesia Emas 2045

AKURAT.CO Maraknya isu Jokowi memaksakan nama calon menteri kepada Prabowo direspons oleh Gen KAMI. Gosip perpecahan Jokowi-Prabowo ini disinyalir sengaja dihembuskan oleh pihak-pihak yang anti-keberlanjutan.
Ketua Umum Gen KAMI (Gerakan Komunitas Aktivis Milenial Indonesia), Ilham Latupono, mengingatkan, bukan hal aneh jika presiden terpilih Prabowo meminta masukan kepada Presiden Jokowi dalam hal menyusun kabinet pemerintahan baru.
Ilham mencatat, Prabowo berkali-kali menyatakan secara terbuka bahwa dirinya adalah penerus Jokowi. Bahkan menegaskan jika pemerintahannya akan membangun Indonesia di atas landasan yang sudah dibangun Jokowi, sekaligus menyempurnakan program-program Jokowi yang bermanfaat untuk rakyat.
Baca Juga: Pidato di MK, Mahfud Singgung Pernyataan Yusril Ihza Terkait Sengketa Hasil Pemilu
“Prabowo dan Jokowi bukan hanya simbol rekonsiliasi nasional, tapi sudah jadi dwitunggal. Jadi, sangat wajar bila Prabowo meminta masukan Jokowi soal kabinet, karena toh keputusan final tetap di tangan presiden terpilih,” kata Ilham kepada wartawan di Jakarta, Rabu (27/3/2024).
Dia juga menegaskan bahwa Jokowi dan Prabowo sama-sama negarawan. Keduanya saling menghormati satu sama lain dan sangat paham bagaimana bersinergi demi mewujudkan Indonesia Emas 2045.
Terkait maraknya isu Jokowi memaksakan nama calon menteri kepada Prabowo, Gen KAMI mencium adanya anasir jahat yang sedang berusaha mengadu domba ‘dwitunggal' Jokowi-Prabowo.
Baca Juga: Mahfud Tantang MK: Berani atau Tidak Kembalikan Marwah Sebagai Penjaga Demokrasi
“Penyebar gosip pecah kongsi Jokowi-Prabowo adalah penganggu keberlanjutan, yang anti terhadap visi besar Indonesia Emas 2045. Mereka tidak mau Indonesia menjadi negara maju, tangguh, mandiri, modern dan sejahtera,” ucap Ilham.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 2Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 3Dua Jenderal TNI AD Dinilai Memenuhi Syarat Jadi Calon Panglima TNI, Siapa Saja?
- 4Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 5Tudingan Ijazah Palsu Dirinya dan Gibran Terus Bergulir, Jokowi: Berpotensi Pengalihan Isu
- 6Prediksi Skor Roma vs Genoa 18 Oktober 2026: Giallorossi Diunggulkan
- 7Cara Cek Desil Online Oktober 2026 Pakai NIK KTP, Ini Link Resminya
- 8Kalender Jawa 16 Oktober 2026: Weton Jumat Legi Disebut Punya Karakter Unik
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK








