Postur KIM Sudah Gemuk, Prabowo Mania Ingatkan Pentingnya Keberadaan Oposisi Sebagai Penyeimbang
Atikah Umiyani | 17 April 2024, 14:00 WIB

AKURAT.CO Ketua Umum Prabowo Mania 08, Immanuel Ebenezer, mengingatkan betapa pentingnya keberadaan oposisi dalam pemerintahan Prabowo Subianto dan Gibran Rakabuming Raka.
Hal itu disampaikan Immanuel atau Noel saat menanggapi peluang Partai Persatuan Pembanguan (PPP) bergabung ke dalam Koalisi Indonesia Maju (KIM).
Menurut Noel, bergabungnya partai-partai pesaing ke dalam KIM memiliki dampak positif maupun negatif. Ia mewanti-wanti agar penerimaan partai pesaing tidak kebablasan yang pada akhirnya dapat merusak sistem demokrasi.
"Sisi positifnya bangsa ini tidak bisa dibangun oleh segelintir partai, ini harus bersama-sama. Tapi sisi negatifnya, ketika kita ingin membangun institusi demokrasi kita, tapi semuanya masuk, gak ada oposisinya, ini buruk buat demokrasi," kata Noel kepada wartawan di Jakarta, Rabu (17/4/2024).
Sebab, postur KIM saat ini dinilai sudah terlalu gemuk. Menurutnya, akan semakin tidak baik jika KIM terus menerima partai-partai lain untuk bergabung.
Seperti diketahui, postur KIM saat ini terdiri dari empat partai parlemen dan lima partai non parlemen, diantaranya; Partai Gerindra, PAN, Partai Demokrat, Partai Golkar, Partai Gelora, PBB, PSI, Partai Prima, dan Partai Garuda.
"Kapasitas saya bukan tidak menginginkan koalisi gemuk, tapi ini kan koalisi namanya sudah super gemuk, dengan adanya kemarin KIM ini kan koalisi gemuk, kalau ditambah lagi semuanya ini super gemuk," ujarnya.
Noel mengingatkan, keberadaan oposisi sangat penting agar ada penyeimbang bagi pemerintahan Prabowo-Gibran.
"Ini tidak baik buat demokrasi, harus ada oposisinya, siapa nanti yang akan mengontrol kekuasaan ini, penyeimbang itu penting sekali, jangan sampai itu tidak ada," pungkasnya.
Sebagai informasi, rumor bergabungnya PPP ke Prabowo-Gibran menguat usai Plt. Ketua Umum PPP Muhammad Mardiono hadir di acara halalbihalal Partai Golkar yang dihadiri parpol Koalisi Indonesia Maju (KIM).
Hal ini ditanggapi oleh Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartarto yang memberi sinyal bahwa PPP akan segera bergabung. Rumor ini kemudian dapat respons positif dari Sekjen Partai Gerindra Ahmad Muzani.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 2Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 3Dua Jenderal TNI AD Dinilai Memenuhi Syarat Jadi Calon Panglima TNI, Siapa Saja?
- 4Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 5Tudingan Ijazah Palsu Dirinya dan Gibran Terus Bergulir, Jokowi: Berpotensi Pengalihan Isu
- 6Prediksi Skor Roma vs Genoa 18 Oktober 2026: Giallorossi Diunggulkan
- 7Cara Cek Desil Online Oktober 2026 Pakai NIK KTP, Ini Link Resminya
- 8Kalender Jawa 16 Oktober 2026: Weton Jumat Legi Disebut Punya Karakter Unik
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK









