PDIP Bakal Dilabeli Munafik jika Gabung Pemerintahan Prabowo-Gibran
Atikah Umiyani | 26 April 2024, 22:00 WIB

AKURAT.CO PDIP disebut menjadi partai yang munafik jika gabung dalam Pemerintahan Prabowo Subianto dan Gibran Rakabuming Raka lima tahun ke depan.
Hal itu disampaikan Wakil Ketua Tim Kampanye Nasional (TKN) Prabowo-Gibran, Silfester Matutina, menanggapi sikap PDIP yang enggan mengakui kemenangan Prabowo-Gibran secara sah dengan melanjutkan gugatan ke PTUN.
"Menjadi oposisi itu adalah sesuatu yang terhormat dibanding menjadi koalisi tapi menggunting dalam lipatan. Jadi seperti partai yang munafik gitu loh, orang-orang munafik," kata Silfester kepada wartawan, Jumat (26/4/2024).
Silfester mengatakan, sikap yang ditunjukkan PDIP selama ini kurang tepat jika ingin berada di dalam pemerintahan. Apalagi, PDIP beserta jagoannya tidak hadir dalam acara penetapan presiden dan wakil presiden terpilih yang digelar KPU.
"Terus sekarang Prabowo-Mas Gibran tidak mereka akui, contohnya mereka kemarin tidak datang ke KPU, waktu itu sidang pleno waktu penetapan Capres dan Cawapres terpilih, mereka nggak datang. Terus sekarang menggugat ke PT UN," ujarnya.
Menurut Silfester, sikap PDIP sangat berlawanan dengan Prabowo-Gibran. Sehingga sulit jika diajak untuk bekerja sama dalam membangun negara.
"Ya sekarang bagaimana menjadi bagian dari koalisi pemerintahan untuk membangun bangsa, tapi kita sendiri yang menarik istilahnya orang naikkan bendera, tapi mereka yang menarik bendera itu. Makanya lebih kesatria dan jantan, PDI-P sebaiknya jadi oposisi itu juga baik buat bangsa kita," jelasnya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 2Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 3Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 4Dua Jenderal TNI AD Dinilai Memenuhi Syarat Jadi Calon Panglima TNI, Siapa Saja?
- 5Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 6Bangkai Kapal Tertua di Dunia Berusia 4.700 Tahun Ditemukan di Turki, Apa Saja yang Terungkap?
- 7Tudingan Ijazah Palsu Dirinya dan Gibran Terus Bergulir, Jokowi: Berpotensi Pengalihan Isu
- 8Trump Sudah Berhati-Hati Terlibat Perang, Netanyahu Berupaya Memicu Kembali Konfrontasi dengan Iran
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK








