Sikap Sportif Bambang Pacul: Kalahnya Ganjar Bukan Karena Dicurangi, Komandan Tempur Prabowo-Gibran Jago!

AKURAT.CO Ketua Badan Pemenangan Pemilu (Bappilu) PDIP, Bambang Wuryanto alias Pacul, mengaku kekalahan Ganjar Pranowo di Pilpres 2024 bukan karena dicurangi.
Menurut kaca mata dirinya sebagai Ketua Bappilu, kekalahan tersebut dikarenakan komandan tempur dari pihak Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka, memang sulit dikalahkan.
"Jadi pukulan se hebat ini hanya ada dua, ini aksi curang yang massif, atau aksi tempur yang massif. Inikan hipotesanya, kita analisis akhirnya sampai pada kesimpulan, saya kalah los, kami kalah los. Jadi, komandan tempur mereka kelas A,” ujarnya dalam Podcast bersama Deddy Corbuzier, dikutip Kamis (9/5/2024).
Baca Juga: Shin Tae-yong tak Cari Permainan Cantik, Hanya Fokus Loloskan Timnas Indonesia U-23 ke Olimpiade
Saat ditanyai Deddy, apakah benar kekalahan tersebut bukan karena kecurangan seperti yang disuarakan oleh Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto, Pacul menepis.
“Enggak lah pak (bukan karena kecurangan), kalah pak,” ucap Ketua Komisi III DPR RI itu.
Ia kemudian mengungkap, kelemahan dari prajurit-prajurit dari PDIP memang sudah diendus oleh dirinya sebelum hari pencoblosan.
“Bahwa penyebab kekalahannya aku udah tahu, siapa kira-kira ahli stratahnya, saya juga tahu. Jadi mereka infrantri kekuatannya kayak apa saya tahu. Pasukan agak tumpul sudah agak terasa saya, tapi saya tidak mengira kekalahannya setajam ini, ngguling pak, rasanya orang kalah ngeri pak,” tutur Pacul.
Baca Juga: Regenerasi Petani, Kementan Perkuat Resonansi Duta Petani Millenial dan Duta Petani Andalan
Kemudian, ia meyakini bahwa strategi yang disiapkan oleh kubu Prabowo-Gibran, sudah disusun sedemikian rupa sejak lebih dari tiga tahun lalu, alias sudah sangat matang.
“Saya pastikan pasukan ini yang ditata ini lebih dari tiga tahun. Dan terkonfirmasi bahwa persiapannya sudah lebih dari tiga tahun. Komandan mereka jagoan, siapa yang bisa menggerakkan badai sekuat itu, seluruh provinsi seluruh kabupaten,” ucapnya.
“Jago (komandannya) kelas A bos, yang biasanya gorong-gorong kami itu ada bener tumpul di lapangan, kena sniper,” pungkas Pacul.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 2Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 3Dua Jenderal TNI AD Dinilai Memenuhi Syarat Jadi Calon Panglima TNI, Siapa Saja?
- 4Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 5Tudingan Ijazah Palsu Dirinya dan Gibran Terus Bergulir, Jokowi: Berpotensi Pengalihan Isu
- 6Prediksi Skor Roma vs Genoa 18 Oktober 2026: Giallorossi Diunggulkan
- 7Cara Cek Desil Online Oktober 2026 Pakai NIK KTP, Ini Link Resminya
- 8Kalender Jawa 16 Oktober 2026: Weton Jumat Legi Disebut Punya Karakter Unik
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK








