PDIP Harap Kecurangan di Pilpres Tak Terulang di Pilkada Serentak 2024

AKURAT.CO Ketua Tim Pemenangan Pilkada Nasional PDIP, Adian Napitupulu, berharap indikasi kecurangan yang terjadi selama Pilpres 2024 tidak terulang saat Pilkada 2024 mendatang, terutama netralitas aparatur negara.
"Jangan ada lagi peristiwa seperti Pilpres kemarin yang terulang. Jangan ada lagi kemudian aparatur negara yang bekerja secara politik untuk kepentingan satu dua calon yang lain," ucapnya dalam jumpa persnya di arena Rakernas V di Beach City International Stadium, Ancol, Jakarta, Sabtu (25/5/2024).
Adian mengatakan, biarlah Pilkada ini yang diadu adalah kemampuan tim pemenangan masing-masing, kemampuan partai politiknya.
Baca Juga: PDIP Incar Kursi Cawagub untuk Pilkada Jabar 2024, Bakal Diisi Kader Internal
"Jangan kita diadu dengan aparatur negara yang sama-sama kita biayai bersama. Itu tidak fair. Kalau kemudian rakyat pendukung PDI Perjuangan, rakyat pendukung PPP dan sebagainya ikut membiayai gaji mereka hidup mereka ya berpihaklah untuk semua tidak untuk satu dua kelompok saja," bebernya.
Dia pun berharap pilkada menjadi kontestasi yang berjalan dengan sehat, dan masyarakat bisa bebas memilih tanpa adanya intimidasi dari pihak kepentingan.
Diketahui, tahapan Pilkada 2024 tertuang dalam Peraturan Komisi Pemilihan Umum (PKPU) Nomor 2 Tahun 2024 tentang Tahapan dan Jadwal Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur, Bupati dan Wakil Bupati, serta Walikota dan Wakil Walikota Tahun 2024.
Pelaksanaan pemungutan suara Pilkada serentak 37 provinsi di Indonesia, akan dilaksanakan pada 27 November 2024.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini



Terpopuler
- 1Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 2Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 3Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 4Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 5Bangkai Kapal Tertua di Dunia Berusia 4.700 Tahun Ditemukan di Turki, Apa Saja yang Terungkap?
- 6Trump Sudah Berhati-Hati Terlibat Perang, Netanyahu Berupaya Memicu Kembali Konfrontasi dengan Iran
- 7Dua Jenderal TNI AD Dinilai Memenuhi Syarat Jadi Calon Panglima TNI, Siapa Saja?
- 8Fabio Calonego Akui Ditawari Naturalisasi, Tertarik Bela Timnas Indonesia
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK




