Hindari Turbulensi Politik, Jokowi Ingatkan Pentingnya Keberlanjutan Agar Ekonomi Tidak Hancur
Atikah Umiyani | 27 Mei 2024, 23:15 WIB

AKURAT.CO Presiden Joko Widodo (Jokowi), mengingatkan betapa pentingnya pemerintahan selanjutnya untuk melanjutkan program-program yang sudah dijalankan saat ini.
Hal itu diungkapkan Jokowi disaat menjelaskan soal banyaknya negara-negara di dunia yang sedang mengalami kesulitan akibat situasi global yang tidak menentu pasca meletusnya perang di timur tengah.
Jokowi mengatakan, Indonesia merasa bersyukur karena masih mampu bertahan dalam menghadapi situasi yang sulit. Ia pun berharap kondisi seperti ini bisa terus dipertahankan oleh pemerintahan kedepan.
"Dan momentum baik ini harus trus kita pertahankan, bahkan terus harus kita tingkatkan untuk mencapai Indonesia Emas 2045, 20 tahun yang akan datang," kata Jokowi saat pidato di acara Inaugurasi GP Ansor, di Istora Senayan, Jakarta, Senin (27/5/2024).
Jokowi mengatakan, yang paling penting saat ini yaitu menghindari terjadinya goncangan-goncangan yang dapat menghambat jalannya pembangunan.
"Yang paling penting menurut saya bagaimana kita bisa menjaga agar tidak terjadi turbulensi politik. Kita menjaga semuanya agar ada stabilitas politik karena itu menjadi kunci pembangunan di negara manapun," ujarnya.
Baca Juga: Lirik Lagu Teramini yang Dinyanyikan Oleh Ghea Indrawari, Punya Makna yang Menyentuh Hati
Jokowi khawatir, jika pemerintahan yang akan datang tidak mampu menjaga stabilitas politik, maka keadaan ekonomi nasional bisa mengalami keterpurukan.
"Kalau ini tidak bisa kita pertahankan, yang terjadi adalah kerusakan ekonomi kembali. Oleh sebab itu, di sini hadir ketua-partai partai, ke depan sekali lagi stablitas politik itu penting sekali," ucapnya.
Karena itu, Jokowi menilai perlunya menjaga dan mempertahankan keberlanjutan atas apa yang telah dikerjakan pemerintah, seperti program-program kerakyatan hingga pengembalian aset negara.
"Pembangunan merata perlu keberlanjutan. Hilirisasi industri perlu keberlanjutan. Program-program kerakyatan itu perlu keberlanjutan. Transformasi menuju ekonomi hijau juga perlu keberlanjutan. Pengembalian aset, seperti freeport, newmont, rokan, itu juga perlu keberlanjutan," pungkasnya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 120 Twibbon 17 Agustus 2026 Gratis, Cocok untuk Foto Profil dan Rayakan HUT RI
- 2Kuota Gratis 81 GB HUT ke-81 RI Viral di WhatsApp, Ini Faktanya
- 3Bukan Febrie Adriansyah, Eksekutor Aset PT GBU Ternyata Anggota Tim 9 Hari Wibowo
- 420 Link Twibbon 17 Agustus 2026 Terbaru, Cocok untuk Rayakan HUT ke-81 RI Hari Ini!
- 5Diduga Selewengkan Kas RW Rp11 Miliar, Mantan Ketua dan Sekretaris RW di PIK Dilaporkan ke Polisi
- 6Kode Redeem FF Spesial 17 Agustus 2026, Ada Hadiah Gratis untuk Rayakan HUT ke-81 RI
- 7Meludahi Biarawati: Pelecehan Bernuansa Agama oleh Ekstremis Yahudi Menjadi Hal yang Lumrah di Yerusalem
- 8BEM UI Demo 18 Agustus di Bundaran HI, Ternyata Ini 8 Tuntutannya!
- 9Lebih Inklusif dan Merakyat, Pemerintah Semarakkan HUT ke-81 RI di Kampung-kampung Padat Penduduk
- 10RUU Perampasan Aset Ditargetkan Sah Desember 2026








