Doli: Airlangga Ingin Lebih Fokus Kerja di Kabinet

AKURAT.CO Wakil Ketua Umum Partai Golkar, Ahmad Doli Kurnia, mengungkap sejumlah pertimbangan Airlangga Hartarto sebelum mundur sebagai Ketua Umum Partai Golkar.
Doli menyebut, Airlangga mempertimbanhkan soliditas di internal Partai Golkar agar menciptakan kondusifitas di masa transisi ke pemerintahan Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka.
“Dasar pertimbangan pengunduran diri itu pak ketum mempertimbangkan soliditas di dalam jajaran Partai Golkar dan juga menjadi bagian untuk mencoba menciptakan situasi kondusif di dalam masa transisi pemerintah di masa yang akan datang,” kata Doli di Kompleks Widya Chandra, Minggu (11/8/2024).
Baca Juga: Kakorlantas Polri Pastikan Kesiapan Pengamanan Jelang Hari Kemerdekaan ke-79 di IKN
Maka dari itu, Doli menjelaskan, Airlangga akan fokus bekerja di kabinet sebagai Menteri Koordinator Bidang Perekonomian.
“Jadi beliau lebih konsentrasi di kabinet, karena tenaga ketum kami itu sebagai Menko Perekonomian sepertinya lebih dibutuhkan di kabinet untuk mengantarkan masa transisi pemerintahan, karena banyak sekali program-program disiapkan sebagai program lanjutan untuk menjaga kesinambungan visi misi program dua periode Jokowi-Maruf Amin dan kemudian ke depan Pak Prabowo dan Pak Gibran,” beber Doli.
Ketua Komisi II DPR RI ini juga menegaskan, untuk agenda pilkada dipastikan akan tetap terjaga dan berjalan dengan baik. Hal itu juga bagian dari kesukarelaan Airlangga untuk mundur agar bisa partainya lebih fokus lagi menjalankan proses kontestasi pilkada.
Baca Juga: Founder SP Beaute Sitta Kusuma Siap Maju di Pilgub DKI Jakarta dengan Gaya Kampanye Unik
“Iya justru untuk menjaga itu semua supaya agenda-agenda Partai Golkar, agenda nasional termasuk pilkada supaya lebih smooth, lebih terjaga, maka ketum kami dengan ikhlas dengan suka rela menyatakan mundur dari ketua umum Partai Golkar,” tutup Doli.
Sebelumnya, Ketua Umum Partai Golkar, Airlangga Hartarto, resmi mengundurkan diri dari jabatannya setelah kurang lebih tujuh tahun menjadi nahkoda Partai Golkar.
Pengunduran diri tersebut Airlangga sampaikan melalui sebuah pesan video.
“Setelah mempertimbangkan dan untuk menjaga keutuhan Partai Golkar dalam rangka memastikan stabilitas transisi pemerintahan yang akan terjadi dalam waktu dekat, maka dengan mengucapkan Bismillahirrahmanirrahim, serta atas petunjuk Tuhan Yang Maha Besar, maka dengan dengan ini saya menyatakan pengunduran diri sebagai Ketua Umum DPP Partai Golkar,” katanya dalam keterangan video, Minggu (11/8/2024).
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 2Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 3Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 4Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 5Bangkai Kapal Tertua di Dunia Berusia 4.700 Tahun Ditemukan di Turki, Apa Saja yang Terungkap?
- 6Dua Jenderal TNI AD Dinilai Memenuhi Syarat Jadi Calon Panglima TNI, Siapa Saja?
- 7Tudingan Ijazah Palsu Dirinya dan Gibran Terus Bergulir, Jokowi: Berpotensi Pengalihan Isu
- 8Trump Sudah Berhati-Hati Terlibat Perang, Netanyahu Berupaya Memicu Kembali Konfrontasi dengan Iran
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK







