Hari Ini, Hanura Tentukan Sikap Politik di Pemerintahan Prabowo-Gibran

AKURAT.CO Ketua Umum Partai Hanura, Oesman Sapta Odang (OSO), berbicara soal kemungkinan Hanura gabung dalam pemerintahan Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka yang akan mulai dilantik pada Oktober 2024 mendatang.
Dia mengatakan, kemungkinan bergabung dalam pemerintahan itu akan dibahas dalam Musyawarah Nasional (Munas) Partai Hanura ke IV yang tengah digelar hari ini.
Menurutnya, peluang Hanura untuk gabung pemerintahan Prabowo-Gibran sangat terbuka. Ia juga menyebut sah-sah saja jika keputusan tersebut benar diambil di Munas.
Baca Juga: OSO Sebut Ada yang Ingin Hancurkan Hanura: Tapi Kita Masih Berdiri Kokoh
"Itu sedang kita bahas, untuk bagaimana sikap Hanura lantas kemudian sah-sah saja," kata OSO kepada wartawan di Bali, Senin (19/8/2024).
Lagi pula, OSO menegaskan bahwa masyarakat memang sudah selayaknya menerima Prabowo-Gibran sebagai presiden dan wakil presiden terpilih. Sebab, Prabowo-Gibran sudah ditetapkan secara hukum sebagai pemenang Pilpres 2024.
"Siapapun yang sudah terpilih secara hukum secara legal dan itu memang harus dilakukan dan harus diterima oleh semua masyarakat kita," ucapnya.
Sebagai informasi, Partai Hanura menggelar Munas ke IV di Bali pada 18-19 Agustus 2024. Munas ini turut membahas soal rekomendasi dari internal maupun eksternal, salah satunya soal potensi gabung pemerintahan yang akan datang.
"Ya tentu dalam rekomendasi internal eksternal akan dibahas itu," kata Ketua Badan Pemenangan Pemilu Partai Hanura, Akhmad Muqowam di Bali, Minggu (18/8/2024).
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 2Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 3Dua Jenderal TNI AD Dinilai Memenuhi Syarat Jadi Calon Panglima TNI, Siapa Saja?
- 4Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 5Tudingan Ijazah Palsu Dirinya dan Gibran Terus Bergulir, Jokowi: Berpotensi Pengalihan Isu
- 6Prediksi Skor Roma vs Genoa 18 Oktober 2026: Giallorossi Diunggulkan
- 7Cara Cek Desil Online Oktober 2026 Pakai NIK KTP, Ini Link Resminya
- 8Kalender Jawa 16 Oktober 2026: Weton Jumat Legi Disebut Punya Karakter Unik
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK








