KIM Harus Rela Kabinet Prabowo-Gibran Didominasi Kalangan Profesional

AKURAT.CO Koalisi Indonesia Maju (KIM) harus merelakan kabinet ke depan diisi mayoritas kalangan profesional ketimbang kader partai politik.
Sebab, Presiden terpilih 2024-2029, Prabowo Subianto, bersama Gibran Rakabuming Raka, akan menyusun kabinet kerja dengan konsep zaken kabinet.
Baca Juga: Cak Imin: PKB Sama Sekali Tak Dilibatkan dalam Pembahasan Kabinet Prabowo
"Kalau keinginannya membentuk zaken kabinet, suka tidak suka, senang tidak senang ya kaum profesional kalangan ahli pasti lebih banyak, lebih besar komposisinya dibandingkan jatah partai politik," kata Pengamat politik Universitas Al-Azhar Indonesia, Ujang Komarudin, kepada Akurat.co, Senin (16/9/2924).
Ujang yakin, Prabowo berani mengambil langkah untuk membuat terobosan baru dengan zaken kabinet, demi kemajuan bangsa dan negara.
"Saya meyakini Pak Prabowo berani, bisa, untuk bisa melakukan trobosan-trobosan atau kreatifitas untuk membangun zaken kabinet, agar dalam lima tahun sudah ada lompatan-lompatan besar untuk membangun Indonesia," tegasnya.
Sebab, menurutnya, jika tidak membuat terobosan itu, maka kabinet ke depan akan banyak didominasi kader partai politik yang memiliki kepentingan pribadi dan partainya.
"Pak Prabowo harus membentuk kabinet yang memprioritaskan adalah kabinet dengan tokoh-tokoh profesional, ahli di bidangnya," pungkasnya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini


Terpopuler
- 1Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 2Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 3Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 4Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 5Bangkai Kapal Tertua di Dunia Berusia 4.700 Tahun Ditemukan di Turki, Apa Saja yang Terungkap?
- 6Dua Jenderal TNI AD Dinilai Memenuhi Syarat Jadi Calon Panglima TNI, Siapa Saja?
- 7Tudingan Ijazah Palsu Dirinya dan Gibran Terus Bergulir, Jokowi: Berpotensi Pengalihan Isu
- 8Trump Sudah Berhati-Hati Terlibat Perang, Netanyahu Berupaya Memicu Kembali Konfrontasi dengan Iran
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK






