PKS: Kalau Enggak Berkoalisi Mana Bisa Majukan Bangsa

AKURAT.CO Partai Keadilan Sejahtera (PKS) menggelar rapat kerja nasional (rakernas) yang dilaksanakan di Hotel Sahid Jaya, Jakarta, Jumat (20/9/2024).
Ketua Majelis Syuro PKS, Salim Segaf Al-Jufri, memberikan arahan khusus kepada seluruh kader yang hadir.
Arahan diberikan Salim yang membungkusnya dengan sebuah pantun.
Ia mengungkap alasan mengapa partainya harus berkoalisi dengan pemerintahan pemenang Pilpres 2024.
Menurut Salim, jika PKS tidak berkoalisi, maka tidak dapat berpartisipasi dalam memajukan bangsa Indonesia.
Baca Juga: Ikut Tersorot! Mengenal Aizawa Asry Ayah Kandung Lolly, Ternyata Pria Berdarah Jepang
"Kalau tak ada kapal Pinisi mana mungkin kita arungi Samudera, kalau ndak kita berkoalisi mana bisa kita majukan bangsa," kata Salim.
"Jalan-jalan ke Kota Mekkah kita perbanyak ibadah di sana, semoga arahan ini mendapat tempat di hati saudara," tambahnya.
Salim berharap Rakernas PKS yang digelar kali ini bisa menjadi jembatan untuk membangun bangsa.
"Semoga rakernas ini membangun bangsa, semoga rakernas ini untuk membangun kolaborasi membangun bangsa. Saya mengucapkan bismillahirahmannirahim, acara ini resmi saya buka," jelasnya.
Sebagaimana diketahui, PKS resmi menjadi bagian dari Koalisi Indonesia Maju (KIM), yang dibuktikan dengan majunya Suswono sebagai calon wakil gubernur dipasangkan dengan Ridwan Kamil di Pilkada Jakarta 2024.
Baca Juga: Samsung Kembangkan Ponsel Pintar yang Bisa Digulung, Siap Rilis 2025
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 2Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 3Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 4Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 5Bangkai Kapal Tertua di Dunia Berusia 4.700 Tahun Ditemukan di Turki, Apa Saja yang Terungkap?
- 6Dua Jenderal TNI AD Dinilai Memenuhi Syarat Jadi Calon Panglima TNI, Siapa Saja?
- 7Tudingan Ijazah Palsu Dirinya dan Gibran Terus Bergulir, Jokowi: Berpotensi Pengalihan Isu
- 8Trump Sudah Berhati-Hati Terlibat Perang, Netanyahu Berupaya Memicu Kembali Konfrontasi dengan Iran
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK





