Dharma Pongrekun Yakin Pantas Jadi Gubernur: Kami Independen, Kami Petugas Rakyat

AKURAT.CO Calon gubernur DKI Jakarta nomor urut 2, jalur independen Dharma Pongrekun membeberkan alasannya layak menjadi pemimpin Jakarta.
Hal itu disampaikan Dharma yang juga seorang purnawirawan polisi dalam acara 'Kahforward Langkah Berdampak Dicukur Andy, Cukur Gagasan Bangun Masa Depan' di Arena GBK, Jakarta, Sabtu (28/9/2024).
"Yang pertama kami mandiri, kami independen, kami petugas rakyat, kami tidak dibiayai oleh siapa pun juga tetapi hasil dari gotong royong semua relawan-relawan," kata Dharma Pongrekun.
Alasan kedua, latar belakang pekerjaan sebagai seorang polisi membuat dirinya terbiasa melayani masyarakat.
"Saya pernah bekerja di institusi kepolisian yang terbiasa untuk melihat yang tersirat bukan yang tersurat. Oleh sebab itu saya banyak belajar dan mengetahui banyak hal yang belum dilakukan sistem, saya sudah bisa melihat udang dibalik batunya," ujar Dharma.
Baca Juga: Atasi Kesenjangan Digital, Dharma-Kun Janjikan Internet Gratis 100 Mbps untuk Warga Jakarta
Berikutnya, dia menyinggung soal dunia siber yang menurutnya tidak memiliki manfaat bagi masyarakat. Ia menilai kemunculan dunia siber di Indonesia bertujuan untuk menghancurkan peradaban bangsa.
"Kenapa ada dunia siber? Saya tahu kenapa ada dunia siber sehingga kita semua tergiring untuk menggunakan itu. Saya tahu persis, untuk menghancurkan peradaban bangsa," ucapnya.
Selanjutnya, dirinya menyatakan anti terhadap praktik kotor di lingkungan pekerjaan. "Saya anti korupsi, itulah termasuk kenapa kami tidak populer," lanjutnya.
Alasan fundamental yang membuat dirinya pantas sebagai gubernur DKI Jakarta, karena memiliki tujuan untuk menolong sesama.
"Kenapa saya mau maju jadi gubernur adalah karena saya punya kebahagiaan yang berbeda ketika kita memanfaatkan pekerjaan kita sebagai tempat untuk menolong banyak orang bukan untuk kepentingan pribadi saya," tegasnya.
Alasan kelima mengapa dirinya pantas untuk menjadi gubernur, karena akan menghadirkan sistem yang berkeadilan bagi warga Jakarta. "Terakhir saya akan menerapkan bina adab supaya Jakarta ku aman mempersebahkan kepada orang tua dan keluarga kita menikmati hidup sampai cucu dan cicit," pungkasnya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 2Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 3Dua Jenderal TNI AD Dinilai Memenuhi Syarat Jadi Calon Panglima TNI, Siapa Saja?
- 4Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 5Tudingan Ijazah Palsu Dirinya dan Gibran Terus Bergulir, Jokowi: Berpotensi Pengalihan Isu
- 6Prediksi Skor Roma vs Genoa 18 Oktober 2026: Giallorossi Diunggulkan
- 7Cara Cek Desil Online Oktober 2026 Pakai NIK KTP, Ini Link Resminya
- 8Kalender Jawa 16 Oktober 2026: Weton Jumat Legi Disebut Punya Karakter Unik
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK








