Debat Perdana Pilkada 2024 Kurang 'Gigit', Ada yang Gugup dan Melebar dari Tema

AKURAT.CO Perhelatan debat perdana Pilkada Jakarta 2024, belum menunjukan kapasitas sebagai gubernur dan wakil gubernur yang diharapkan masyarakat.
Masing-masing pasangan calon belum mengeluarkan program-program konkret, yang dapat dengan mudah diterima dan dicerna masyarakat. Padahal, tema debat Penguatan SDM dan Transformasi Jakarta Menjadi Kota Global, seharusnya bisa menjadi pendobrak agar berkesan dihati masyarakat.
"Ini debat pertama, nanti masih ada debat kedua dan debat ketiga. Ketiga pasangan calon tampil sesuai dengan gayanya, ada yang menggebu-gebu ada yang santai," kata Pengamat Politik Universitas Al-Azhar Indonesia, Ujang Komarudin, saat dihubungi Akurat.co, Senin (7/10/2024).
Baca Juga: PKS: Debat Perdana Pilkada Jakarta Berlangsung Normatif dan Kurang Tajam
Menurutnya, debat perdana Pilkada Jakarta 2024 tidak ada yang menarik dan istimewa. Masing-masing pasangan tampil sebatas ala kadarnya saja.
"Jadi (debat) itu yang hanya bisa diberikan tiga paslon kepada warga Jakarta terkait tema debat pertama," jelasnya.
Kendati demikian, terlalu dini jika harus menyatakan ketiga pasangan calon belum mampu menarik simpati warga Jakarta. Sebab, ketiga pasangan calon masih memiliki dua kesempatan lagi untuk meyakinkan hati warga.
"Ini belum bisa diukur berhasil atau tidak (meyakinkan pemilih), tapi perlu diperhatikan debat adalah instrumen bagi para paslon untuk meyakinkan warga Jakarta memilih mereka," ujarnya.
Menurutnya, ketiga pasangan calon gubernur dan wakil gubernur masih terlihat meraba saat memaprkan visi-misi dan menjawab pertanyaan dari para peneliti debat.
"Kelebihannya (RIDO) lebih santai, Dharma-Kun menggebu-gebu, Pramono-Rano dengan gayanya lebih menjiwai. Kalau kekurangannya itu ada yang gugup ada yang jawabannya melebar dan tidak fokus," pungkasnya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini



Terpopuler
- 1Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 2Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 3Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 4Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 5Bangkai Kapal Tertua di Dunia Berusia 4.700 Tahun Ditemukan di Turki, Apa Saja yang Terungkap?
- 6Trump Sudah Berhati-Hati Terlibat Perang, Netanyahu Berupaya Memicu Kembali Konfrontasi dengan Iran
- 7Fabio Calonego Akui Ditawari Naturalisasi, Tertarik Bela Timnas Indonesia
- 8Dua Jenderal TNI AD Dinilai Memenuhi Syarat Jadi Calon Panglima TNI, Siapa Saja?
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK





