Banyak Laporan Iseng di Layanan Lapor Mas Wapres, Pemerintah Siapkan Sistem Penyaringan

AKURAT.CO Kepala Kantor Kepresidenan, Hasan Nasbi, mengungkapkan bahwa layanan Lapor Mas Wapres, yang digagas oleh Wakil Presiden Gibran untuk mempermudah masyarakat menyampaikan keluhan terkait pelayanan publik, menghadapi tantangan berupa banyaknya laporan iseng dan tidak valid.
Layanan ini, yang diluncurkan pada 10 November 2024, terintegrasi dengan sistem laporan pemerintah sebelumnya, lapor.co.id.
Integrasi ini bertujuan memperkuat sistem aduan sekaligus meningkatkan kesadaran masyarakat akan fasilitas ini.
“Sebelumnya, banyak yang tidak tahu pemerintah memiliki layanan lapor.co.id. Dengan adanya Lapor Mas Wapres, lebih banyak orang kini tahu dan memanfaatkannya,” ujar Hasan di Gedung Krida Bhakti, Jakarta, Senin (18/11/2024).
Baca Juga: Ridwan Kamil Bertemu Jokowi, Dihadiri Tokoh Koalisi dan Artis Nasional
Namun, Hasan menyoroti adanya laporan yang dikirim hanya untuk tujuan iseng. Beberapa pelapor bahkan secara terang-terangan mengaku hanya ingin mencoba atau menguji sistem tersebut.
“Banyak laporan yang sifatnya main-main, termasuk dari beberapa NGO yang hanya ingin menguji sistem. Ini tentu menjadi tantangan bagi kami,” jelas Hasan.
Untuk mengatasi hal ini, pemerintah sedang mengembangkan formulir khusus untuk menyaring laporan, sehingga hanya aduan yang serius dan valid yang dapat diproses lebih lanjut.
“Kami sedang membuat formulir khusus agar laporan tidak valid bisa terfilter, sehingga laporan yang benar-benar penting dapat ditangani dengan baik,” katanya.
Meski menghadapi kendala ini, Hasan menegaskan bahwa lebih dari 90 persen laporan valid yang masuk telah berhasil diproses dan diselesaikan.
Baca Juga: Bawaslu Dorong KPU Konsultasi ke Dukcapil Soal Legalitas Pemilih Korban Erupsi Gunung Lewotobi
Ia juga menekankan komitmen pemerintah untuk terus meningkatkan efektivitas layanan Lapor Mas Wapres, sehingga laporan-laporan serius dari masyarakat dapat segera ditindaklanjuti.
“Pemerintah tetap berkomitmen memastikan layanan ini bermanfaat bagi masyarakat, sekaligus terus memperbaiki sistem agar lebih efektif,” pungkas Hasan.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 2Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 3Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 4Dua Jenderal TNI AD Dinilai Memenuhi Syarat Jadi Calon Panglima TNI, Siapa Saja?
- 5Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 6Tudingan Ijazah Palsu Dirinya dan Gibran Terus Bergulir, Jokowi: Berpotensi Pengalihan Isu
- 7Bangkai Kapal Tertua di Dunia Berusia 4.700 Tahun Ditemukan di Turki, Apa Saja yang Terungkap?
- 8Prediksi Skor Roma vs Genoa 18 Oktober 2026: Giallorossi Diunggulkan
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK









