Koalisi Permanen KIM Plus: Upaya Menjaga Persatuan dan Stabilitas Nasional

AKURAT.CO Wakil Ketua Umum Partai Gerindra, Sugiono, menegaskan bahwa wacana pembentukan koalisi permanen bagi Koalisi Indonesia Maju (KIM) Plus bertujuan untuk menjaga persatuan dan kerukunan bangsa.
Menurutnya, gagasan ini tidak berkaitan dengan ambang batas pencalonan presiden (presidential threshold), melainkan demi menciptakan kestabilan politik jangka panjang.
“Kami ingin memastikan bahwa bangsa ini tetap rukun dan bersatu. Ini bukan soal pemilu lima tahunan, tapi tentang bagaimana negara bisa bertahan dan tetap utuh,” ujar Sugiono dalam perayaan HUT ke-17 Partai Gerindra di Sentul, Bogor, Sabtu (15/2/2025).
Ia juga mengingatkan, nilai-nilai persatuan sudah menjadi fondasi utama sejak para pendiri bangsa memperjuangkan kemerdekaan.
Baca Juga: Jokowi Klaim Tak Ada yang Berani Kritik Prabowo, Pengamat: Justru Jokowi yang Disorot!
Oleh karena itu, menurutnya, semangat kebersamaan harus terus dijaga agar Indonesia tetap stabil di tengah dinamika politik yang terus berkembang.
Presiden Prabowo Subianto pun mengusulkan agar partai-partai yang tergabung dalam KIM Plus membentuk koalisi permanen hingga 2029.
Gagasan ini disampaikan dalam acara silaturahmi di kediamannya di Hambalang, Bogor, Jumat (14/2/2025).
Sejumlah pimpinan partai yang hadir membenarkan bahwa Prabowo ingin koalisi ini tetap solid dalam mendukung pemerintahannya bersama Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka.
Wakil Ketua Umum Partai Demokrat, Benny K. Harman, menjelaskan bahwa koalisi ini akan terdiri dari partai-partai pendukung pemerintahan baru.
KIM Plus sendiri mencakup partai-partai pengusung Prabowo-Gibran saat Pilpres 2024, serta partai lain yang sebelumnya berada di kubu oposisi namun kini memberikan dukungan.
Beberapa partai yang tergabung dalam KIM Plus antara lain Partai Gerindra, Partai Golkar, PAN, Partai Demokrat, PSI, Partai Bulan Bintang, Partai Gelora, PRIMA, Partai NasDem, PKS, dan PKB.
Baca Juga: Situs Web Baca Manhwa Bahasa Indonesia Lengkap Gratis Bukan Ilegal: Cek 5 Link Resmi Ini!
Dengan kehadiran berbagai partai ini, koalisi permanen diharapkan dapat memperkuat stabilitas nasional dan menjaga keberlanjutan pemerintahan hingga akhir masa jabatan Prabowo-Gibran.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 2Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 3Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 4Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 5Bangkai Kapal Tertua di Dunia Berusia 4.700 Tahun Ditemukan di Turki, Apa Saja yang Terungkap?
- 6Trump Sudah Berhati-Hati Terlibat Perang, Netanyahu Berupaya Memicu Kembali Konfrontasi dengan Iran
- 7Fabio Calonego Akui Ditawari Naturalisasi, Tertarik Bela Timnas Indonesia
- 8Dua Jenderal TNI AD Dinilai Memenuhi Syarat Jadi Calon Panglima TNI, Siapa Saja?
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK








