Megawati Harus Tepati Janji Datangi KPK, Bantu Cari Keberadaan Harun Masiku

AKURAT.CO Ketua Umum PDI Perjuangan, Megawati Soekarnoputri, diminta membuktikan ucapannya untuk mendatangi Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), pasca Sekjen PDIP, Hasto Kristiyanto ditahan.
Kedatangan Megawati ke KPK, juga harus didasari dengan tujuan yang jelas, yaitu membantu agar kasus hukum Hasto bisa semakin terang-benderang.
"Megawati harus buktikan ucapannya, dia harus pegang janjinya untuk datangi KPK. Tetapi tujuannya untuk apa? Jika memang agar kasus ini terang-benderang, patut kita dukung dan minta mendatangi KPK," ujar Pengamat politik Citra Institute, Efriza, kepada wartawan di Jakarta, Minggu (23/2/2025).
Bahkan, ada baiknya jika Megawati meminta seluruh kadernya untuk bantu mencari Harun Masiku, yaitu kader PDIP yang selama ini masih menjadi buronan KPK. Mengingat, penetapan Hasto sebagai tersangka juga berkaitan dengan kasus Harun Masiku.
Baca Juga: Puluhan Kepala Daerah PDIP Bertahan di Magelang, Larangan Retret dari Megawati Dicabut?
"Megawati semestinya menyuruh seluruh kadernya aktif mencari dan membawa Harun Masiku keluar dari persembunyiannya, karena Harun Masiku adalah kadernya yang bermasalah," ujarnya.
Menurutnya, tidak tepat jika kedatangan Megawati ke KPK hanya untuk memberi pembelaan kepada Hasto. Sebab, ini hanya akan memperburuk persepsi masyarakat terhadap partai berlambang kepala banteng tersebut.
"Jika sekadar mencak-mencak, membela Hasto saja dengan menyalahkan KPK, maka Megawati tidak akan sepenuhnya didukung oleh masyarakat, dia malah turut membuat citra PDIP bisa lebih merosot karena membela politisi yang berperilaku buruk seperti Hasto," ungkapnya.
Sebelumnya, Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri, berjanji bahwa dirinya akan mendatangi KPK jika Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto ditangkap. Hal ini disampaikan Megawati sebelum Hasto resmi ditahan KPK.
"Saya bilang, kalau Hasto itu ditangkap saya datang. Saya enggak bohong. Kenapa? Saya ketua umum, bertanggung jawab kepada warga saya, dia adalah Sekjen saya," kata Megawati, di Jakarta, Kamis (12/12/2024).
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 2Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 3Dua Jenderal TNI AD Dinilai Memenuhi Syarat Jadi Calon Panglima TNI, Siapa Saja?
- 4Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 5Tudingan Ijazah Palsu Dirinya dan Gibran Terus Bergulir, Jokowi: Berpotensi Pengalihan Isu
- 6Prediksi Skor Roma vs Genoa 18 Oktober 2026: Giallorossi Diunggulkan
- 7Cara Cek Desil Online Oktober 2026 Pakai NIK KTP, Ini Link Resminya
- 8Kalender Jawa 16 Oktober 2026: Weton Jumat Legi Disebut Punya Karakter Unik
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK








