Menteri Kabinet Prabowo Panggil Jokowi 'Bos', DPR: Tak Ada Matahari Kembar

AKURAT.CO Anggota Komisi III DPR RI, Jazilul Fawaid, menanggapi dua menteri Kabinet Merah Putih yang menyebut Presiden ke-7 RI, Joko Widodo (Jokowi), dengan sebutan bos saat silaturahmi Lebaran.
Dia menegaskan, tidak akan ada matahari kembar dalam pemerintahan Presiden Prabowo dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka.
"Dalam konstitusi kita tidak memungkinkan ada matahari kembar. Tidak ada itu. Yang ada presiden dengan wakil presiden, jika itu dianggap matahari kembar, ya tidak. Karena konstitusinya itu bukan kembar Itu ada di presiden," jelasnya saat ditemui di Gedung DPR RI, Senin (14/4/2025).
Baca Juga: Sejumlah Menteri Sowan ke Jokowi, Puan: Silaturahmi Baik, Tapi Presiden Saat Ini Prabowo
Dia pun meminta masyarakat, untuk tidak mempolitisir kegiatan halal bihalal. Menurutnya, publik sudah sangat jeli dan cerdas untuk melihat setiap peristiwa.
"Kita publik sudah bisa menilai semuanya mana yang tulus, mana yang tidak. Mana itu politik, mana halal bihalal. Karena sekarang ini tumpukan dari media sosial ini luar biasa dan sebab itu ambil positifnya saja untuk ke depan ini. Jadi masa iya seorang menteri tidak boleh halal-bihalal? Boleh saja kita semuanya boleh kok," ujarnya.
Dia menekankan, bahwa hal tersebut hanya perihal bahasa. Dalam hal ini bersilaturahmi kepada siapapun adalah hal yang positif.
"Ya bos itu apa sih? Ya ibu juga bos, ayah juga bos. Kalau begitu, kalau atasan, iya dong ya kalau atasan kita, kalau adik kita yang bukan bos. Ini soal bahasa saja. Makanya jangan politisasi halal-bihalal lah Maksud saya begitu," tegasnya.
Sebelumnya, Menteri Kelautan dan Perikanan Sakti Wahyu Trenggono dan Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin menyebut Jokowi sebagai bos saat mengunjungi Presiden ke-7 RI itu di Jalan Kutai Utara, Kelurahan Sumber, Kecamatan Banjarsari, Kota Solo, Jawa Tengah, pada Jumat (11/4/2025) siang.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 2Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 3Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 4Dua Jenderal TNI AD Dinilai Memenuhi Syarat Jadi Calon Panglima TNI, Siapa Saja?
- 5Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 6Bangkai Kapal Tertua di Dunia Berusia 4.700 Tahun Ditemukan di Turki, Apa Saja yang Terungkap?
- 7Tudingan Ijazah Palsu Dirinya dan Gibran Terus Bergulir, Jokowi: Berpotensi Pengalihan Isu
- 8Trump Sudah Berhati-Hati Terlibat Perang, Netanyahu Berupaya Memicu Kembali Konfrontasi dengan Iran
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK








