PPP Butuh Ketua Umum yang Tepat untuk Kembali Duduki Gedung Parlemen

AKURAT.CO Partai Persatuan Pembangunan (PPP) membutuhkan sosok yang tepat sebagai ketua umum, untuk mengembalikan kejayaan untuk bisa kembali menduduki gedung parlemen.
"PPP memang membutuhkan tokoh yang minimal bisa membawanya kembali ke Senayan," kata
Direktur Indonesia Political Review (IPR), Iwan Setiawan, dalam keterangannya, Senin (2/6/2025).
Menurutnya, PPP harus dapat menjadi partai yang diperhitungkan kembali dalam kancah perpolitikan nasional. Sebab, saat ini PPP sedang menghadapi krisis SDM untuk menjadi ketua umum.
Baca Juga: Romahurmuziy Keliru jika Dukung Amran Sulaiman Jadi Calon Ketum PPP Hanya karena Jokowi
"Saat ini memang PPP sedang krisis tokoh untuk itu, terutama sekali Ketua Umum," ucapnya.
Untuk melenggangkan PPP kembali eksis, partai berlambang Kabah tersebut harus memiliki sosok pemimpin yang memiliki jiwa ketokohan, serta memiliki eksistensi dan pengaruh secara nasional.
"Yang paling realistis memang PPP saat ini harus memiliki sosok pemimpin yang punya ketokohan yang berpengaruh secara nasional dan yang tak kalah penting lagi adalah memiliki modal kuat untuk membiayai partai," tegasnya.
Sebelumnya, dikabarkan Partai Persatuan Pembangunan (PPP) tengah mempersiapkan pelaksanaan Muktamar pada September 2025 mendatang.
Baca Juga: Jenderal Dudung Tegaskan Tak Akan Maju Jadi Ketum PPP: Saya Belum Mau Berpolitik
Nama mantan Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan, dan Menteri Pertanian (Mentan), Amran Sulaiman, mencuat dalam bursa calon ketua umum Partai Persatuan Pembangunan (PPP) menjelang muktamar yang bakal terlaksana sekitar Agustus-September 2025.
Wakil Ketua DPW PPP DKI Jakarta, Belly Bilalusalam, mengungkapkan dua nama itu sering menjadi perbincangan positif dari kader partai berlambang Ka'bah itu.
"Nama caketum PPP dari eksternal yang sering menjadi perbincangan positif oleh kader PPP Jakarta adalah Amran Sulaiman dan Anies Baswedan," kata Belly Bilalusalam dalam keterangannya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 2Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 3Dua Jenderal TNI AD Dinilai Memenuhi Syarat Jadi Calon Panglima TNI, Siapa Saja?
- 4Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 5Tudingan Ijazah Palsu Dirinya dan Gibran Terus Bergulir, Jokowi: Berpotensi Pengalihan Isu
- 6Prediksi Skor Roma vs Genoa 18 Oktober 2026: Giallorossi Diunggulkan
- 7Cara Cek Desil Online Oktober 2026 Pakai NIK KTP, Ini Link Resminya
- 8Kalender Jawa 16 Oktober 2026: Weton Jumat Legi Disebut Punya Karakter Unik
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK








