Bupati Pati Lengser, Menggali Fungsi Hak Angket DPRD dalam Pengawasan Daerah

AKURAT.CO Dalam sistem pemerintahan daerah, Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) memiliki peran krusial sebagai lembaga pengawas.
Salah satu instrumen pengawasan yang paling strategis adalah hak angket DPRD.
Secara sederhana, hak angket DPRD adalah hak yang dimiliki oleh dewan untuk melakukan penyelidikan terhadap kebijakan pemerintah daerah yang penting dan strategis serta berdampak luas bagi masyarakat, yang diduga bertentangan dengan peraturan perundang-undangan. Mengapa hak ini begitu penting? Karena hak ini menjadi mekanisme vital untuk memastikan transparansi dan akuntabilitas kinerja eksekutif, dalam hal ini kepala daerah beserta jajarannya.
Prosedur dan Alasan Penggunaan Hak Angket DPRD
Penggunaan hak angket tidak bisa sembarangan. Ada beberapa syarat dan prosedur yang harus dipenuhi. Berikut adalah beberapa poin penting terkait penggunaan hak ini:
- Tujuan: Menyelidiki kebijakan Pemerintah Daerah provinsi yang penting dan strategis serta berdampak luas pada kehidupan masyarakat, daerah, dan negara yang diduga bertentangan dengan ketentuan peraturan perundang-undangan.
- Pengusul: Minimal 10 atau 15 anggota DPRD, tergantung jumlah keseluruhan anggota DPRD provinsi dan lebih dari 1 fraksi.
- Mekanisme: Usulan hak angket diajukan dalam Rapat Paripurna DPRD. Jika disetujui, DPRD akan membentuk panitia khusus untuk melakukan penyelidikan.
- Hasil: Hasil penyelidikan panitia akan dilaporkan dalam Rapat Paripurna DPRD. Hasil ini bisa berupa rekomendasi untuk mengambil langkah-langkah tertentu terhadap kepala daerah.
Dampak dan Pentingnya Hak Angket Bagi Masyarakat
Ketika hak angket DPRD digunakan, dampaknya tidak hanya terasa di internal pemerintahan, tetapi juga bagi masyarakat luas. Hak ini memungkinkan masyarakat untuk mendapatkan kejelasan mengenai suatu kebijakan yang dipertanyakan.
Selain itu, hak angket DPRD juga menjadi alarm bagi eksekutif untuk selalu bertindak sesuai koridor hukum dan memperhatikan kepentingan publik. Jika kepala daerah terbukti menyalahi aturan, hasil penyelidikan ini dapat menjadi dasar untuk hak menyatakan pendapat, yang berujung pada usulan pemberhentian kepala daerah.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 2Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 3Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 4Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 5Bangkai Kapal Tertua di Dunia Berusia 4.700 Tahun Ditemukan di Turki, Apa Saja yang Terungkap?
- 6Dua Jenderal TNI AD Dinilai Memenuhi Syarat Jadi Calon Panglima TNI, Siapa Saja?
- 7Tudingan Ijazah Palsu Dirinya dan Gibran Terus Bergulir, Jokowi: Berpotensi Pengalihan Isu
- 8Trump Sudah Berhati-Hati Terlibat Perang, Netanyahu Berupaya Memicu Kembali Konfrontasi dengan Iran
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK







