Akurat
Pemprov Sumsel

Presiden Prabowo Sambut Positif Usulan Pilkada via DPRD: Tekan Ongkos Politik dan Praktik Uang

Atikah Umiyani | 5 Desember 2025, 23:35 WIB
Presiden Prabowo Sambut Positif Usulan Pilkada via DPRD: Tekan Ongkos Politik dan Praktik Uang

AKURAT.CO Presiden Prabowo Subianto menyambut baik wacana pemilihan kepala daerah melalui DPRD yang tengah dikaji Partai Golkar.

Menurutnya, mekanisme tersebut layak dipertimbangkan sebagai upaya menekan tingginya ongkos politik sekaligus meminimalkan praktik politik uang dalam pemilihan kepala daerah.

Prabowo menilai bahwa sistem pilkada langsung yang berlaku saat ini tidak luput dari permainan uang yang berpotensi merusak kualitas demokrasi.

Karena itu, ia menilai gagasan pemilihan kepala daerah oleh DPRD merupakan alternatif yang perlu dibahas secara serius.

“Yang disampaikan Partai Golkar berkali-kali harus kita pertimbangkan dengan baik-baik. Demokrasi harus mengurangi terlalu banyak permainan uang,” ujar Prabowo dalam Puncak HUT ke-61 Partai Golkar di Jakarta, Jumat (5/12/2025).

“Demokrasi harus kita bikin minimal ongkos politik supaya nanti politik kita jangan ditentukan hanya orang-orang yang berduit,” lanjutnya.

Prabowo kemudian mengajak partai-partai politik lain untuk turut mempertimbangkan dan mendukung usulan tersebut.

Baca Juga: Gibran Minta MBG Terus Dibenahi, Temuan KPAI Akan Dibawa ke BGN

Menurutnya, perubahan mekanisme pilkada dapat menjadi solusi konkret dalam menjaga kualitas demokrasi sekaligus efisiensi penyelenggaraan politik.

“Jadi saya sendiri condong. Saya akan mengajak kekuatan politik, ayo, marilah kita berani memberi solusi kepada rakyat kita, demokratis, tapi jangan buang-buang uang. Kalau sudah sekali memilih DPRD kabupaten, DPRD provinsi, ya kenapa enggak langsung saja pilih gubernurnya dan bupatinya. Selesai,” tegasnya.

Prabowo juga menyinggung sejumlah negara yang menerapkan sistem serupa dan dinilai lebih efisien.

“Itu dilaksanakan oleh Malaysia, dilaksanakan oleh India, dilaksanakan oleh banyak negara—Inggris, Kanada, Australia. Negara terkaya di dunia pakai sistem politik yang murah,” katanya.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.