Pidato Presiden di Sidang Tahunan MPR Harus Diresapi dan Dijalankan

AKURAT.CO Ketua Badan Pengkajian MPR RI, Andreas Hugo Pareira, menekankan pentingnya implementasi pidato Presiden dalam sidang tahunan MPR.
Menurutnya, pidato presiden tidak boleh hanya menjadi kata-kata indah tanpa tindak lanjut di lapangan.
“Implementasi harus menjadi perhatian kita semua. Jangan sampai presiden hanya menyampaikan hal-hal yang baik-baik saja, tapi kenyataannya berbeda di lapangan,” ujar Andreas dalam Diskusi Konstitusi dan Demokrasi Indonesia yang digelar Koordinatoriat Wartawan Parlemen (KWP) bekerja sama dengan Biro Humas dan Sistem Informasi Setjen MPR, Jakarta, Rabu (20/8/2025).
Ia menyoroti pengelolaan Sumber Daya Alam (SDA) dan sumber daya manusia Indonesia.
Andreas mengingatkan agar kekayaan negara dimanfaatkan di dalam negeri, bukan sekadar diekspor mentah dan keuntungan disimpan di luar negeri.
Baca Juga: KPK Akan Libatkan Lembaga Audit untuk Hitung Kerugian Negara Kasus Korupsi Kuota Haji
“Investasi masuk, diekspor, dan hasilnya kembali disimpan di luar negeri. Apa yang kita dapat? Jangan sampai hanya menjual bahan mentah tanpa nilai tambah bagi negara,” jelasnya.
Andreas menyampaikan dukungan terhadap kebijakan hilirisasi yang digaungkan Presiden Prabowo, sebagai langkah meningkatkan nilai tambah sumber daya alam di dalam negeri.
Ia menilai konstruksi pidato presiden selama ini membangun optimisme terhadap pembangunan negara.
“Pidato pak presiden selalu konstruktif dan memberi optimisme. Baik di sidang tahunan maupun kesempatan lainnya, banyak hal yang menunjukkan semangat pembangunan yang lebih baik,” tegasnya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 2Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 3Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 4Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 5Dua Jenderal TNI AD Dinilai Memenuhi Syarat Jadi Calon Panglima TNI, Siapa Saja?
- 6Bangkai Kapal Tertua di Dunia Berusia 4.700 Tahun Ditemukan di Turki, Apa Saja yang Terungkap?
- 7Tudingan Ijazah Palsu Dirinya dan Gibran Terus Bergulir, Jokowi: Berpotensi Pengalihan Isu
- 8Trump Sudah Berhati-Hati Terlibat Perang, Netanyahu Berupaya Memicu Kembali Konfrontasi dengan Iran
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK









