Politik Prabowo Bukan Sekadar Kekuasaan, Tapi Jalan Menuju Persatuan dan Kedaulatan

AKURAT.CO Wakil Menteri Sekretaris Negara (Wamensesneg), Juri Ardiantoro, menegaskan bahwa politik yang dijalankan Presiden Prabowo Subianto bukan sekadar soal kekuasaan, melainkan politik yang berdampak dan berorientasi pada persatuan serta kedaulatan bangsa.
Menurut Juri, Prabowo telah melampaui batas-batas politik praktis yang biasanya hanya berfokus pada kemenangan atau kekuasaan.
Ia menilai, Presiden Prabowo kini mengedepankan politik yang menyatukan seluruh elemen bangsa, tanpa membeda-bedakan latar belakang atau pilihan politik.
“Pak Prabowo sudah tidak lagi mengenal atau membeda-bedakan pilihan politik. Karena bagi beliau, persaingan dalam Pilpres sudah selesai. Setelah itu, semua pihak yang memiliki cita-cita sama untuk memajukan Indonesia harus bersatu,” ujar Juri dalam acara Peringatan Satu Tahun Pemerintahan Prabowo-Gibran, yang digelar oleh Aliansi Indonesia Raya (AIR), wadah bagi berbagai organ relawan seperti Gatotkaca, Jaringan '98, Tim 8 Prabowo-Gibran, Bara JP, RKP, Gempita, Srikandi PGX, Nawasena Indonesia Emas, dan Tegas.
Juri juga menyoroti tiga pilar utama dalam politik Prabowo, yakni politik persatuan, politik berdampak, dan politik kedaulatan.
Menurutnya, Presiden Prabowo selalu menekankan bahwa setiap kebijakan pemerintah harus memberikan manfaat nyata bagi masyarakat luas.
“Maka politik bagi Pak Prabowo adalah mengintegrasikan seluruh nasib dan kepentingan masyarakat Indonesia tanpa terkecuali, tanpa tersekat oleh wilayah maupun latar belakang,” kata Juri.
Lebih lanjut, Juri menyebut Presiden Prabowo berkomitmen kuat untuk menjadikan Indonesia sebagai bangsa yang benar-benar berdaulat.
Hal ini terlihat dari upaya pemerintah menuju swasembada pangan dan penghentian impor beras, serta dorongan kuat terhadap program hilirisasi industri untuk mewujudkan kemandirian energi nasional.
“Selama ini kita belum mandiri. Kedaulatan pangan dan energi, termasuk hilirisasi, adalah cara kita memutus ketergantungan terhadap negara lain,” ujarnya.
Juri menambahkan, Presiden Prabowo menunjukkan bahwa kedaulatan bukan sekadar slogan, melainkan sesuatu yang harus segera diwujudkan.
“Pak Prabowo betul-betul menunjukkan bahwa kedaulatan bagi bangsa Indonesia bukan hanya hal yang tidak bisa ditawar, tetapi juga keharusan untuk segera diwujudkan,” tegasnya.
Baca Juga: Ini Arahan Presiden Prabowo ke Mentan Sekaligus Kepala Baru Bapanas
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 2Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 3Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 4Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 5Bangkai Kapal Tertua di Dunia Berusia 4.700 Tahun Ditemukan di Turki, Apa Saja yang Terungkap?
- 6Dua Jenderal TNI AD Dinilai Memenuhi Syarat Jadi Calon Panglima TNI, Siapa Saja?
- 7Tudingan Ijazah Palsu Dirinya dan Gibran Terus Bergulir, Jokowi: Berpotensi Pengalihan Isu
- 8Trump Sudah Berhati-Hati Terlibat Perang, Netanyahu Berupaya Memicu Kembali Konfrontasi dengan Iran
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK









