Deretan Menteri Berprestasi di Tahun Pertama Pemerintahan Prabowo-Gibran, Purbaya Masuk Tiga Besar

AKURAT.CO Satu tahun pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka mendapat apresiasi publik dengan tingkat kepuasan tinggi terhadap kinerja sejumlah menteri kabinet.
Berdasarkan hasil survei nasional Poltracking Indonesia, beberapa menteri dinilai berhasil menampilkan kinerja positif dan mendapatkan penilaian tinggi dari masyarakat.
Direktur Eksekutif Poltracking Indonesia, Hanta Yuda Rasyid, mengungkapkan bahwa tingkat kepuasan publik tertinggi diraih oleh Menteri Agama Nasaruddin Umar dengan capaian 65,7 persen.
Di posisi berikutnya, Menteri Pemuda dan Olahraga Erick Thohir memperoleh 63,5 persen, disusul Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa dengan 61,2 persen, Menko Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) sebesar 61 persen, serta Panglima TNI Agus Subianto dengan tingkat kepuasan 60,2 persen.
“Nama-nama tersebut menunjukkan persepsi positif publik terhadap kinerja kementerian yang dianggap strategis dan menyentuh langsung kepentingan masyarakat,” ujar Hanta dalam rilis survei bertajuk “Evaluasi Satu Tahun Kinerja Pemerintahan Prabowo–Gibran”, Minggu (19/10/2025).
Survei dilakukan pada 3–10 Oktober 2025 dengan melibatkan 1.220 responden di 38 provinsi. Poltracking menggunakan metode stratified multistage random sampling dengan margin of error ±2,9 persen dan tingkat kepercayaan 95 persen.
Menurut Hanta, hasil ini menjadi indikator awal bahwa kabinet Prabowo–Gibran relatif solid dan memperoleh legitimasi publik yang kuat di tahun pertama pemerintahannya.
Namun demikian, Hanta mencatat bahwa sebagian besar menteri lain masih mencatat tingkat kepuasan di bawah 60 persen.
Ia menilai, hal ini menjadi catatan penting agar efektivitas kebijakan lintas sektor terus diperkuat dan pelayanan publik semakin optimal.
“Publik juga menilai penting adanya penyegaran di kabinet agar kinerja pemerintah semakin meningkat,” jelasnya.
Dalam survei yang sama, 58,4 persen responden setuju jika Presiden Prabowo melakukan reshuffle kabinet, sementara 10,5 persen menyatakan tidak setuju.
Hanta menilai, dukungan terhadap wacana reshuffle mencerminkan harapan publik agar pemerintahan tetap adaptif dan solid menghadapi tantangan baru.
“Respons masyarakat ini menunjukkan keinginan agar kabinet tetap produktif dan responsif terhadap kebutuhan rakyat,” ujarnya.
Ia menambahkan, apresiasi terhadap sejumlah menteri dengan kinerja tinggi menjadi modal politik penting bagi pemerintah dalam melanjutkan program strategis nasional di tahun-tahun berikutnya.
“Publik memberikan sinyal bahwa kinerja individual para menteri berdampak langsung terhadap persepsi masyarakat terhadap pemerintahan secara keseluruhan,” pungkas Hanta.
Baca Juga: Program MBG Paling Dirasakan Masyarakat dalam Setahun Pemerintahan Prabowo-Gibran
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 2Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 3Dua Jenderal TNI AD Dinilai Memenuhi Syarat Jadi Calon Panglima TNI, Siapa Saja?
- 4Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 5Tudingan Ijazah Palsu Dirinya dan Gibran Terus Bergulir, Jokowi: Berpotensi Pengalihan Isu
- 6Prediksi Skor Roma vs Genoa 18 Oktober 2026: Giallorossi Diunggulkan
- 7Cara Cek Desil Online Oktober 2026 Pakai NIK KTP, Ini Link Resminya
- 8Kalender Jawa 16 Oktober 2026: Weton Jumat Legi Disebut Punya Karakter Unik
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK









