Sudah Tepat Sari Yuliati Jadi Wakil Ketua DPR, Inspirasi Perempuan di Kancah Politik

AKURAT.CO Penunjukan politisi Partai Golkar, Sari Yuliati, menjadi Wakil Ketua DPR menggantikan Adies Kadir dinilai sebagai keputusan tepat.
Sari Yuliati sebelumnya duduk di kursi Wakil Ketua Komisi III DPR, yang juga menjadi Bendahara Umum Partai Golkar.
"Penunjukan Sari Yuliati oleh Fraksi Golkar atau Ketua Umum Golkar sudah tepat," kata pengamat politik Iwan Setiawan, kepada wartawan, Rabu (28/1/2026).
Menurutnya, Sari Yuliati merupakan tokoh politik yang berpengalaman di parlemen pusat.
"Secara ketokohan dan pengalaman di DPR RI, Sari Yuliati tidak diragukan lagi kapasitasnya. Sudah beberapa kali menjadi anggota DPR dan terakhir menjadi Wakil Ketua Komisi III DPR RI," ujar Iwan.
Baca Juga: Berpengalaman di Bidang Hukum, Adies Kadir Diyakini Bisa Jaga Integritas sebagai Hakim MK
Dia menilai kepemimpinan Sri Yuliati di bidang politik tidak perlu diragukan. Pasalnya, Sari juga merupakan orang nomor tiga di partai berlambang pohon beringin.
"Soal kepemimpinan, Sari Yuliati sudah melalui asam garam di berbagai organisasi dan jenjang kepemimpinan di partai politik. Teranyar, dia saat ini juga menjabat sebagai Bendahara Umum Partai Golkar dan bendahara umum juga di Kosgoro 1957," jelas Iwan.
Kehadiran Sari Yuliati menjadi inspirasi bagi kaum perempuan untuk dapat berpartisipasi dan mewarnai pentas politik nasional.
"Lebih penting lagi, Sari Yuliati mewakili kepemimpinan dari kalangan perempuan di pimpinan DPR RI. Artinya, secara politik Ketum Bahlil Lahadalia semakin membuktikan kedewasaan dan keterbukaan Partai Golkar dengan mendorong kepemimpinan perempuan. Apa lagi di pucuk pimpinan DPR RI," jelas Iwan, yang juga Direktur Eksekutif Indonesia Political Review (IPR).
Baca Juga: DPR Bantah Penunjukan Adies Kadir Jadi Hakim MK Mendadak: Sudah Lewati Proses di Komisi III
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 2Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 3Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 4Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 5Bangkai Kapal Tertua di Dunia Berusia 4.700 Tahun Ditemukan di Turki, Apa Saja yang Terungkap?
- 6Trump Sudah Berhati-Hati Terlibat Perang, Netanyahu Berupaya Memicu Kembali Konfrontasi dengan Iran
- 7Fabio Calonego Akui Ditawari Naturalisasi, Tertarik Bela Timnas Indonesia
- 8Dua Jenderal TNI AD Dinilai Memenuhi Syarat Jadi Calon Panglima TNI, Siapa Saja?
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK








