Setia Dukung Pemerintahan Prabowo, Demokrat Pastikan Agenda Pembangunan yang Adil dan Berkelanjutan

AKURAT.CO Ketua Umum Partai Demokrat, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), memastikan komitmen partainya untuk terus mengawal dan menyukseskan pemerintahan yang dipimpin Presiden Prabowo Subianto.
Menurutnya, arah pembangunan yang diusung pemerintahan saat ini sejalan dengan cita-cita Partai Demokrat, yaitu agenda pembangunan yang efektif, berkeadilan, dan berkelanjutan.
"Demokrat ingin terus mengawal, menyukseskan pemerintahan yang dipimpin oleh Presiden Prabowo Subianto. Pembangunan bangsa yang berkeadilan dan berkelanjutan," ujar AHY, dalam acara Perayaan Imlek Nasional Partai Demokrat di Jakarta, Rabu (18/2/2026).
AHY menegaskan bahwa Partai Demokrat ingin memastikan tidak ada satu pun wilayah, generasi, maupun kelompok masyarakat yang tertinggal.
Baca Juga: AHY Rayakan Imlek Perdana: Demokrat Rumah Besar untuk Semua
"Kita ingin Indonesia tumbuh, maju, berkembang, where no one, no region, and no generation is left behind. Semua harus maju, semua harus sejahtera," katanya.
AHY menyebut bahwa tanggung jawab pembangunan tidak hanya untuk generasi saat ini, tetapi juga bagi anak cucu dan generasi mendatang.
Dengan dukungan politik yang solid dan visi pembangunan yang inklusif, Partai Demokrat optimistis pemerintahan Presiden Prabowo mampu membawa Indonesia menjadi bangsa yang tangguh, kompetitif, dan semakin sejahtera di kancah global.
"Kita tidak boleh tertinggal, tidak boleh menjadi pecundang, tidak boleh hanya menjadi penonton di negeri kita sendiri," tegas AHY.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 2Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 3Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 4Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 5Dua Jenderal TNI AD Dinilai Memenuhi Syarat Jadi Calon Panglima TNI, Siapa Saja?
- 6Bangkai Kapal Tertua di Dunia Berusia 4.700 Tahun Ditemukan di Turki, Apa Saja yang Terungkap?
- 7Tudingan Ijazah Palsu Dirinya dan Gibran Terus Bergulir, Jokowi: Berpotensi Pengalihan Isu
- 8Trump Sudah Berhati-Hati Terlibat Perang, Netanyahu Berupaya Memicu Kembali Konfrontasi dengan Iran
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK








