Dino Patti Djalal Minta Prabowo Kurangi Kunjungan Luar Negeri: Jangan Anggap Remeh Jeritan Rakyat

AKURAT.CO Founder and Chairman of Foreign Policy Community of Indonesia (FPCI), Dino Patti Djalal, menyoroti masifnya kunjungan luar negeri yang dilakukan Presiden Prabowo Subianto.
Bahkan dalam perhitungannya dari seluruh pemimpin dunia, Presiden Prabowo telah menjadi kepala negara yang paling sering melakukan perjalanan keluar negeri.
"Semenjak menjabat menjadi Presiden, 1 dari 6 hari dihabiskan di luar negeri dan tidak heran kalau ada yang beranggapan bahwa ini tidak lazim dan diluar batas kewajaran. Dan sangat tidak mungkin dalam 18 bulan ke depan, Presiden Prabowo terus melakukan kunjungan internasional dalam frekuensi yang sama tingginya," kata Dino dalam akun Instagram nya, dikutip Minggu (31/1/3026).
Baca Juga: Kedekatan Prabowo dengan Pemimpin Dunia Jadi Modal Strategis Diplomasi Indonesia
Untuk itu, dia meminta agar Presiden Prabowo mengurangi kunjungan ke luar negeri. Sebab menurutnya, kunjungan luar negeri memakan biaya yang besar dan bahkan sangat besar.
Seperti biaya rombongan tim pendahulu, biaya pesawat, biaya hotel, biaya logistik, biaya konsumsi, biaya protokoler dan pengamanan, biaya uang harian untuk seluruh delegasi dan perangkat pendamping, dan berbagai biaya lainnya. Satu perjalanan keluar negeri bisa keluar puluhan, bahkan ratusan miliar.
"Sebagai sahabat lama Bapak, saya mewakili komunitas hubungan internasional dan banyak rakyat Indonesia mengimbau Presiden Prabowo untuk secara signifikan mengurangi perjalanan keluar negeri dan tidak menganggap remeh jeritan publik mengenai hal ini," tambahnya.
Dia pun memberikan lima masukan kepada Presiden Prabowo terkait efektivitas perjalanan keluar negeri. Pertama untuk menjaga komunikasi dengan pemimpin dunia lain, dia menyarankan Presiden Prabowo lebih mengandalkan video call atau Zoom call atau telepon.
Dari pengalamannya, suatu kunjungan bilateral biasanya hanya berpusat pada satu pembicaraan yang berlangsung selama satu sampai dua jam.
Menurutnya, aksi penghematan melalui Zoom call ini dapat menjawab persepsi sebagai masyarakat yang menganggap perjalanan Presiden keluar negeri cenderung boros dan bersifat jalan-jalan.
Baca Juga: Pulang dari Prancis, Prabowo Bawa Kesepakatan Rp57 Triliun dan Kemitraan Strategis Baru
"Selebihnya basa-basi, jamuan, dan seremonial yang biasanya tidak perlu. Jadi dengan satu video call yang bernilai 0 rupiah, negara praktis dapat menghemat ratusan miliar dari perjalanan keluar negeri dan hasilnya dari segi substansi juga kurang lebih sama," ujarnya.
Dia mencontohkan, Presiden Meksiko Claudia Shinban telah menelepon Presiden Trump sebanyak 17 kali dan belum sekalipun melakukan pertemuan bilateral, sekalipun Amerika merupakan mitra perdagangan terbesar bagi Meksiko.
Selain itu, dalam suatu kunjungan kerja ke Spanyol, Presiden Shinban bahkan terbang menaik pesawat komersil kelas ekonomi untuk memberikan teladan kepada rakyatnya, bahwa penghematan yang diserukannya pada seluruh pemerintahannya juga berlaku bagi Presiden di pikat tertinggi.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Cuma Jadi Beban Istana, Menteri Pariwisata Tak Punya Sense of Crisis dan Layak Diganti
- 2Usai Kritik Pigai, Hotman Paris Kini Malah Ingin Jalan Malam Bareng Menteri HAM: Biar Begal Kabur Semua
- 3Prediksi Skor Prancis vs Pantai Gading 5 Juni 2026: Les Bleus Masih Terlalu Kuat atau The Elephants Siap Membuat Kejutan?
- 4Prediksi Skor PSG vs Arsenal, Susunan Pemain, Jadwal Siaran Langsung
- 5BRIN Ingatkan Wacana Jokowi Keliling Daerah Berpotensi Memanaskan Politik Terlalu Dini
- 6Berbahasa Indonesia Usai Laga Kalahkan Oman, John Herdman: Saya Capek!
- 7Kurs Dolar AS Tembus Rp18.025 Hari Ini, Rupiah Catat Rekor Terlemah dalam Sejarah
- 8Kalender Jawa 4 Juni 2026: Weton Kamis Pahing Punya Karakter Cerdas dan Penuh Perhitungan
- 9Astra Gandeng Pemprov Jakarta Kampanyekan Naik Transportasi Umum, Pramono: Kunci Atasi Macet dan Polusi
- 10Trump Klaim Kekuatan Militer Iran Hancur Total, Tersisa Sekitar 21 Persen Rudal









