Survei: PSI Cerminkan Gaya Kepemimpinan Jokowi

AKURAT.CO Lembaga Pemilih Indonesia (LPI) menemukan kuatnya asosiasi publik antara Partai Solidaritas Indonesia (PSI) dan Presiden ke-7 RI, Joko Widodo.
Selain dinilai sebagai partai yang merakyat seperti Jokowi, mayoritas masyarakat juga menilai PSI mencerminkan gaya kepemimpinan Jokowi.
Survei LPI menunjukkan bahwa 64,9 persen responden menilai PSI merupakan partai yang merakyat seperti Jokowi. Dengan rincian sebanyak 30,5 persen responden menyebut PSI cukup merakyat; 25,5 persen menilai merakyat; dan 8,9 persen menyatakan sangat merakyat.
Sebaliknya, sebanyak 21,4 persen responden menilai PSI kurang merakyat; 11,7 persen menyebut tidak merakyat; dan 2 persen responden tidak menjawab atau mengaku tidak tahu.
Temuan serupa juga terlihat pada aspek kepemimpinan. Sebanyak 62,8 persen responden menilai PSI mencerminkan gaya kepemimpinan Jokowi. Dari jumlah tersebut, 32,3 persen responden menyebut cukup mencerminkan; 24,6 persen menjawab mencerminkan; dan 5,9 persen menilai sangat mencerminkan.
Baca Juga: Survei LPI: Jokowi Masih Jadi Magnet Politik untuk PSI
Sementara 17,9 persen responden menilai PSI tidak mencerminkan gaya kepemimpinan Jokowi; 12,1 persen menyebut kurang mencerminkan; dan 7,3 persen tidak memberikan jawaban.
Direktur Riset dan Kebijakan Politik LPI, Fernando Emas, mengatakan, hasil survei menunjukkan hubungan antara PSI dan Jokowi tidak lagi sekadar kedekatan politik, melainkan telah membentuk identitas yang melekat di mata publik.
"Angka-angka ini menegaskan bahwa di mata publik, PSI dan Jokowi praktis sudah menjadi satu paket identitas politik. Ini bukan kebetulan, melainkan hasil dari strategi komunikasi politik partai yang konsisten sejak bergabungnya pendukung Jokowi ke PSI hingga terpilihnya Kaesang Pangarep sebagai ketua umum," jelasnya dalam launching hasil survei bertema "Pengaruh Sosok Jokowi terhadap Citra PSI dalam Pandangan Masyarakat" di Aryaduta Suites Semanggi, Jakarta, Jumat (19/6/2026).
Fernando mengatakan, persepsi publik tersebut memperlihatkan keberhasilan PSI mengasosiasikan diri terhadap citra Jokowi yang selama ini dikenal dekat dengan rakyat dan memiliki gaya kepemimpinan yang khas.
Temuan ini melengkapi hasil survei sebelumnya yang menunjukkan 77,8 persen masyarakat menilai Jokowi berpengaruh terhadap dukungan publik kepada PSI. Dan 70,2 persen responden menilai kedekatan partai tersebut dengan Jokowi mampu meningkatkan citra positif PSI.
Baca Juga: Meski Diuntungkan Efek Jokowi, Elektabilitas PSI Masih Rendah
Survei LPI dilakukan secara daring pada 10-17 Juni 2026 di 32 provinsi dengan melibatkan 1.922 responden.
Survei mengukur persepsi publik terhadap pengaruh figur Jokowi terhadap citra, identitas politik, dan tingkat dukungan masyarakat kepada PSI.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 2Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 3Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 4Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 5Bangkai Kapal Tertua di Dunia Berusia 4.700 Tahun Ditemukan di Turki, Apa Saja yang Terungkap?
- 6Trump Sudah Berhati-Hati Terlibat Perang, Netanyahu Berupaya Memicu Kembali Konfrontasi dengan Iran
- 7Fabio Calonego Akui Ditawari Naturalisasi, Tertarik Bela Timnas Indonesia
- 8Gubernur Bali I Wayan Koster Viral Usai Adu Mulut dengan Petugas SPBU, Ini Profilnya
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK







