Mendagri Usul Parpol Wajib Gembleng Calon Kepala Daerah Sebelum Pilkada untuk Cegah Korupsi

AKURAT.CO Menteri Dalam Negeri (Mendagri), Tito Karnavian, mengusulkan agar partai politik memberikan pembekalan khusus kepada bakal calon kepala daerah sebelum diusung dalam Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada).
Langkah tersebut dinilai penting untuk memperkuat kapasitas calon pemimpin daerah sekaligus mencegah praktik korupsi.
Usulan itu disampaikan Tito menyusul masih maraknya kepala daerah yang terjerat operasi tangkap tangan (OTT) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), termasuk kasus terbaru yang menjerat Bupati Pemalang Anom Widiyantoro.
"Yang mungkin perlu dipertimbangkan pendapat saya, ini partai-partai yang betul-betul sekolah partainya diperkuat," kata Tito di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (30/7/2026).
Menurut Tito, proses kaderisasi di partai politik tidak cukup hanya melalui seleksi pencalonan.
Setiap bakal calon kepala daerah perlu mengikuti pelatihan sebelum menerima rekomendasi untuk maju dalam Pilkada.
"Untuk begitu, dia mendorong calon ya sebelum mendorong calon, tolonglah dibuat pelatihan dulu," ujarnya.
Ia menjelaskan pembekalan tersebut harus mencakup pemahaman mengenai tata kelola pemerintahan, pengelolaan keuangan daerah, hingga mekanisme penyusunan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD).
Dengan bekal itu, kepala daerah diharapkan mampu menjalankan pemerintahan secara profesional dan tidak mudah terjebak dalam pelanggaran hukum.
Tito menyatakan Kementerian Dalam Negeri siap mendukung apabila partai politik ingin menyelenggarakan pelatihan tersebut dengan melibatkan Kemendagri, KPK, maupun lembaga terkait lainnya.
"Mungkin bimbingan teknis kami siap untuk diundang, Mendagri, KPK atau yang lain-lain supaya dia ngerti mengenai birokrasi, bagaimana mengatur keuangan, membuat APBD, bisa kita sampaikan supaya nggak dibohongin sama stafnya," katanya.
Baca Juga: Prabowo: Kereta Api Harus Layani Rakyat, Jangan Tinggalkan Kota-kota Kecil
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini


Terpopuler
- 1Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 2Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 3Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 4Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 5Bangkai Kapal Tertua di Dunia Berusia 4.700 Tahun Ditemukan di Turki, Apa Saja yang Terungkap?
- 6Trump Sudah Berhati-Hati Terlibat Perang, Netanyahu Berupaya Memicu Kembali Konfrontasi dengan Iran
- 7Fabio Calonego Akui Ditawari Naturalisasi, Tertarik Bela Timnas Indonesia
- 8Gubernur Bali I Wayan Koster Viral Usai Adu Mulut dengan Petugas SPBU, Ini Profilnya
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK








