Puluhan OTK dan Kelompok Preman Susupi Arena Munas X AMPI di Hotel Sahid

AKURAT.CO Suasana penyelenggaraan Musyawarah Nasional X Angkatan Muda Pembaharuan Indonesia (AMPI) di Hotel Grand Sahid Jaya, Jakarta, mendadak mencekam, menyusul kehadiran puluhan orang tidak dikenal (OTK) dan kelompok preman yang memadati lokasi sejak Selasa (29/9/2026) pagi.
Keberadaan kelompok tersebut memicu keresahan di kalangan peserta resmi munas yang berasal dari berbagai Dewan Pimpinan Daerah (DPD) AMPI seluruh Indonesia.
Sejumlah saksi di lokasi melaporkan bahwa kelompok OTK ini terkonsentrasi di beberapa titik vital, mulai dari lobi utama hotel, koridor akses ruang sidang, hingga area parkir.
Mereka dilaporkan tidak mengenakan atribut resmi organisasi kepemudaan maupun kartu tanda pengenal kepesertaan.
Sebaliknya, kelompok ini terpantau melakukan pengawasan ketat, membatasi mobilitas peserta, dan diduga berupaya mengintimidasi kader-kader daerah yang hendak memasuki ruang sidang Munas X AMPI.
Baca Juga: Sarmuji Puji Kedewasaan Kader Muda Golkar, Zigo Rolanda Mantap Nahkodai AMPI Menuju Pemilu 2029
Salah satu delegasi daerah yang enggan disebutkan namanya menyatakan bahwa kehadiran kelompok luar ini telah mencederai proses demokrasi internal organisasi.
"Kami datang ke Jakarta untuk bermusyawarah secara tertib dan konstitusional. Kehadiran massa tanpa identitas yang jelas dan bersikap intimidatif ini jelas mengancam keselamatan kader serta merusak marwah Munas X AMPI," jelasnya, kepada wartawan di lokasi.
Melihat eskalasi situasi yang berpotensi memicu kericuhan, pihak panitia dan peserta resmi mendesak aparat kepolisian, khususnya Polda Metro Jaya dan Polres Jakarta Pusat, segera mengambil tindakan tegas.
Aparat diminta mensterilkan arena Munas AMPI dari pihak-pihak yang tidak berkepentingan, guna memastikan forum tertinggi organisasi tersebut berjalan aman, tertib, dan transparan.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 2Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 3Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 4Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 5Bangkai Kapal Tertua di Dunia Berusia 4.700 Tahun Ditemukan di Turki, Apa Saja yang Terungkap?
- 6Dua Jenderal TNI AD Dinilai Memenuhi Syarat Jadi Calon Panglima TNI, Siapa Saja?
- 7Tudingan Ijazah Palsu Dirinya dan Gibran Terus Bergulir, Jokowi: Berpotensi Pengalihan Isu
- 8Trump Sudah Berhati-Hati Terlibat Perang, Netanyahu Berupaya Memicu Kembali Konfrontasi dengan Iran
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK








