Pentingnya Pendidikan Vokasi Bagi Santri, Ganjar: Agar Mereka Punya Keterampilan

AKURAT.CO Bakal Calon Presiden (Bacapres) Ganjar Pranowo menyambangi Pondok Pesantren (Ponpes) Darussalam, Ciamis, Jawa Barat, Senin (9/10/2023). Kedatangannya dalam rangka silahturahim kebangsaan bersama keluarga besar Ponpes Darussalam.
Para santri sangat antusias menyambut kedatangan Ganjar. Mereka berbaris sejak depan gerbang Ponpes Darussalam untuk berfoto atau bersalaman dengan Ganjar.
Ketika tiba, Ganjar langsung disambut oleh Pengasuh Pondok Pesantren Darussalam Ciamis, Prof Dr KH Fadlil Munawwar Manshur. M.S. Ganjar pun diberikan sorban berwarna merah oleh KH Fadlil Munawwar.
Baca Juga: Jelang Pilpres 2024, Raja-Sultan Di Kalimantan Ingatkan Ganjar Jadi Pelayan Rakyat
Keduanya pun sempat berbincang di dalam rumah KH Fadlil Munawwar. Barulah, Ganjar berjalan ke Aula Pondok Pesantren Darussalam Ciamis untuk berdiskusi dan berbincang dengan keluarga besar.
Menurut Ganjar, dirinya banyak mendapatkan aspirasi dan masukan terkait Pondok Pesantren Darussalam Ciamis yang menginginkan agar institusi bisa menjadi universitas.
Saat ini, Pondok Pesantren Darussalam Ciamis sudah Institut Agama Islam Darussalam (IAID) yang merupakan Perguruan Tinggi Agama Islam dengan menggabungkan pendidikan akademik dengan pendidikan kepesantrenan.
“Tadi ada masukan agar institutnya bisa menjadi universitas karena sudah satu tahun lebih belum selesai dan kami akan coba bantu komunikasi dengan Gusmen (Menteri Agama) insyallah lancar,” ujar Ganjar usai silahturahim bersama dengan keluarga besar Ponpes Darussalam Ciamis.
Ganjar pun memuji Ponpes Darussalam Ciamis karena menjadi salah satu lembaga pendidikan yang lengkap. Karena itulah dia berbicara pentingnya pendidikan vokasi bagi santri Ponpes Darussalam Ciamis bisa semakin berkembang dengan mempunyai keterampilan hidup.
Baca Juga: PPP: Sandiaga Uno Kerek Elektabilitas Ganjar
“Umpama pendidikan vokasi di tingkat sekolah, santri-santri agar mereka punya keterampilan hidup kedua kolaborasi produk,”ungkap Ganjar.
“Jadi biasanya santri-santri punya satu produk di sekolahan bisa dikolaborasikan dengan perusahaan dan sebagainya, maka proses ini bisa membikin anak-anak kita berkualitas pengetahuan anak-anak cukup tinggi termasuk memahmi digital ya,” imbuh dia.
Dia pun optimis jika kolaborasi antara pesantren dengan pemerintah berjalan terus maka hasilnya akan menjadikan santri-santri berkualitas.
“Saya kira kolaborasi antara yang punya pesantren dengan pemerintah jadi satu untuk menyiapkan anak-anak diterima di masyarakat menjadi sebuah kewajiban,” ucapnya.
Sementara, Pengasuh Pondok Pesantren Darussalam Ciamis, Prof Dr KH Fadlil Munawwar Manshur, menilai Ganjar Pranowo adalah sosok yang sangat peduli dengan pondok pesantren.
“Kemudian kedua beliau juga memperhatikan pesantren dan cukup besar,” katanya.
Dia pun mendoakan agar Ganjar selalu diberikan kesehatan, serta keinginannya bisa segera terwujud.
“Harapannya semoga berjalan baik, tokoh-tokoh nasional semua dalam lindungan Allah, sehat walafiat. Aamiin,” urai KH Fadlil Munawwar Manshur.[]
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 2Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 3Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 4Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 5Bangkai Kapal Tertua di Dunia Berusia 4.700 Tahun Ditemukan di Turki, Apa Saja yang Terungkap?
- 6Trump Sudah Berhati-Hati Terlibat Perang, Netanyahu Berupaya Memicu Kembali Konfrontasi dengan Iran
- 7Fabio Calonego Akui Ditawari Naturalisasi, Tertarik Bela Timnas Indonesia
- 8Gubernur Bali I Wayan Koster Viral Usai Adu Mulut dengan Petugas SPBU, Ini Profilnya
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK









