Replanting Sawit Cuma Tercapai 50 Ribu Hektare per Tahun

AKURAT.CO Program replanting atau Peremajaan Sawit Rakyat (PSR) mengalami kendala dalam mencapai target yang ditetapkan pemerintah.
Menteri Koordinator Bidang Perekonomian RI, Airlangga Hartarto mengatakan PSR rata-rata hanya tercapai 50 ribu hektare per tahun, di bawah target pemerintah sebesar 180 ribu hektare per tahun.
Hal tersebut disampaikan dalam Rakornas Pelaksanaan Instruksi Presiden Nomor 6 Tahun 2019 tentang Rencana Aksi Nasional Perkebunan Kelapa Sawit Berkelanjutan Tahun 2019-2024 di Ballroom Hotel Kempinski, Jakarta, Kamis (28/3/2024).
Baca Juga: Biayai Replanting, Menko Airlangga Tawarkan Skema KUR ke Petani Sawit
Menko Airlangga menyampaikan pentingnya percepatan kebijakan terkait PSR untuk mengejar target yang ditetapkan.
Menurutnya, hal ini masih jauh dari harapan, percepatan kebijakan PSR menjadi krusial untuk memenuhi target yang telah ditetapkan oleh pemerintah, sehingga upaya lebih lanjut perlu dilakukan untuk mencapai tujuan tersebut.
"Kebijakan PSR tentunya diharapkan bisa dipercepat, rata-rata kita baru mencapai 50 ribu hektare per tahun, dan ini kurang dari 30 persen target yang dicanangkan Bapak Presiden (Joko Widodo) yaitu 180 ribu hektare per tahun," jelas Airlangga.
Selanjutnya, Airlangga juga menyoroti pentingnya kelapa sawit sebagai komoditas strategis dan andalan ekspor. Ekspor kelapa sawit menyumbang sekitar Rp28,45 miliar atau hampir 12% dari ekspor non migas.
Selain itu, kelapa sawit juga menjadi penggerak perekonomian dengan menciptakan lapangan kerja bagi sekitar 16,2 juta orang secara langsung maupun tidak langsung.
"Kelapa sawit juga merupakan penggerak perekonomian di wilayah penghasil kelapa sawit dan juga memberikan kemajuan di pedesaan maupun mengurangi tingkat kemiskinan," tambahnya.
Sejak diluncurkan pada Oktober 2017 oleh Presiden Joko Widodo, Program PSR telah menyentuh 142.078 pekebun sawit rakyat hingga tahun 2023.
Dana yang disalurkan mencapai Rp9,11 triliun dengan total areal PSR seluas 326.678 hektare. Pemerintah terus mendorong agar manfaat dari program PSR ini dapat dirasakan oleh masyarakat lebih luas.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 2Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 3Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 4Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 5Bangkai Kapal Tertua di Dunia Berusia 4.700 Tahun Ditemukan di Turki, Apa Saja yang Terungkap?
- 6Dua Jenderal TNI AD Dinilai Memenuhi Syarat Jadi Calon Panglima TNI, Siapa Saja?
- 7Tudingan Ijazah Palsu Dirinya dan Gibran Terus Bergulir, Jokowi: Berpotensi Pengalihan Isu
- 8Trump Sudah Berhati-Hati Terlibat Perang, Netanyahu Berupaya Memicu Kembali Konfrontasi dengan Iran
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK








