Pemerintah Kebut Implementasi B50 dan Bioavtur Berbasis Sawit, Paling Telat Semester II-2026
Hefriday | 13 November 2025, 18:47 WIB

AKURAT.CO Pemerintah berkomitmen memperkuat transisi energi bersih dengan memanfaatkan kelapa sawit sebagai sumber energi berkelanjutan.
Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto menyampaikan, program biodiesel nasional kini telah mencapai mandat B40, dan pemerintah menargetkan penerapan B50 pada semester kedua tahun 2026.
“Program ini menjadi salah satu yang terbesar di dunia dan telah berkontribusi mengurangi emisi gas rumah kaca sebesar 41,46 juta ton CO₂,” kata Airlangga saat membuka 21st Indonesian Palm Oil Conference (IPOC) and 2026 Price Outlook di Nusa Dua, Bali, Kamis (13/11/2025).
Selain biodiesel, pemerintah juga tengah mengembangkan bioavtur dan bioetanol berbasis sawit untuk kebutuhan transportasi udara dan darat. Airlangga optimistis dalam dua hingga tiga tahun mendatang produk energi hijau tersebut dapat dipasarkan secara komersial.
“Kami berharap dalam dua hingga tiga tahun ke depan, produk ini bisa mulai dipasarkan secara komersial,” ujarnya.
Dirinya menegaskan, pengembangan energi terbarukan berbasis sawit menjadi langkah strategis dalam mengurangi ketergantungan pada bahan bakar fosil sekaligus memperluas pasar bagi produk turunan sawit nasional.
“Program ini tidak hanya menekan emisi, tetapi juga memperkuat posisi Indonesia sebagai produsen sawit terbesar dunia yang berkomitmen terhadap keberlanjutan,” katanya.
Airlangga menambahkan, penguatan sertifikasi ISPO dan sistem informasi terpadu menjadi bagian dari strategi pemerintah untuk memastikan praktik industri sawit yang berkelanjutan dan transparan.
“Keberlanjutan menjadi kunci agar sawit Indonesia tidak hanya menjadi komoditas ekonomi, tetapi juga solusi bagi transisi energi hijau,” tutur dia.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 2Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 3Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 4Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 5Bangkai Kapal Tertua di Dunia Berusia 4.700 Tahun Ditemukan di Turki, Apa Saja yang Terungkap?
- 6Trump Sudah Berhati-Hati Terlibat Perang, Netanyahu Berupaya Memicu Kembali Konfrontasi dengan Iran
- 7Fabio Calonego Akui Ditawari Naturalisasi, Tertarik Bela Timnas Indonesia
- 8Gubernur Bali I Wayan Koster Viral Usai Adu Mulut dengan Petugas SPBU, Ini Profilnya
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK









