Menteri KKP Usul Ikan Jadi Menu Program Makan Siang Gratis

AKURAT.CO Menteri Kelautan dan Perikanan (KKP) Sakti Wahyu Trenggono mendukung program makan siang bergizi gratis yang akan diimplementasikan di masa kepemimpinan presiden terpilih 2025-2029, Prabowo-Gibran.
Trenggono mengusulkan agar ikan menjadi salah satu menu utama dalam program tersebut. "Saya ngusulinnya tematik sebetulnya. Jadi kalau misalnya wilayah Indonesia timur, dia lebih suka ikan dibanding daging kan. Terus kemudian jangan dari pusat, tapi itu berkembang di daerah, yang mensuplai ikannya biarin masyarakat," kata Trenggono, dikutip Senin (3/6/2024).
Selanjutnya, Trenggono menambahkan bahwa penerapan program ini bisa dilakukan secara tematik, mengingat sejumlah wilayah di Indonesia memiliki ikan sebagai komoditas unggulan. Menurutnya, langkah ini tidak hanya mendorong konsumsi ikan di dalam negeri tetapi juga menghidupkan perekonomian daerah.
Baca Juga: Moeldoko Bantah Dana Tapera Dipakai untuk IKN dan Program Makan Siang Gratis
"Kalau ikannya ya biarkan dari sini, ada yang jualan ikan biar ke situ. Nanti masaknya tinggal disesuaikan dengan taste-nya masing-masing," ujarnya.
Ia juga menekankan manfaat ikan yang memiliki kandungan protein tinggi bagi masyarakat, terutama untuk tumbuh kembang anak-anak. Trenggono melihat bahwa Indonesia, sebagai negara maritim, memiliki suplai ikan yang melimpah dan hal ini bisa dimanfaatkan untuk program makan siang bergizi.
"Sebetulnya, cita-cita saya ya karena saya sudah terlanjur diceburin di kabinet ini. Begini kalau di kepala saya ya, masyarakat pesisir ini, dia mesti menjadi masyarakat yang produktif," jelasnya.
Program ini juga sejalan dengan visi Trenggono untuk mendorong masyarakat yang lebih produktif melalui peningkatan industri perikanan dari hulu ke hilir. Dengan demikian, perekonomian daerah dapat meningkat dan turut mengangkat perekonomian nasional.
Langkah konkret ini diharapkan bisa mewujudkan cita-cita Trenggono untuk melihat masyarakat pesisir menjadi lebih produktif, dengan memanfaatkan potensi besar sektor perikanan di Indonesia.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 2Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 3Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 4Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 5Bangkai Kapal Tertua di Dunia Berusia 4.700 Tahun Ditemukan di Turki, Apa Saja yang Terungkap?
- 6Dua Jenderal TNI AD Dinilai Memenuhi Syarat Jadi Calon Panglima TNI, Siapa Saja?
- 7Tudingan Ijazah Palsu Dirinya dan Gibran Terus Bergulir, Jokowi: Berpotensi Pengalihan Isu
- 8Trump Sudah Berhati-Hati Terlibat Perang, Netanyahu Berupaya Memicu Kembali Konfrontasi dengan Iran
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK









