Menteri ESDM Sebut SIMBARA Tingkatkan Transparansi Pertambangan

AKURAT.CO Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Arifin Tasrif menegaskan bahwa dengan adanya penerapan Sistem Informasi Pengelolaan Mineral dan Batu Bara (SIMBARA) mampu mencegah adanya kebocoran terhadap penerimaan negara.
Sebab SIMBARA dirancang untuk mengembangkan tata kelola sumber daya yang lebih baik, andal, efisien, dan transparan. Jadi bukan lagi cuman sistem informasi saja melainkan integrasi yang lebih efisien yang mencakup berbagai proses bisnis sektor pertambangan dari hulu hingga hilir.
"Memang sejak Oktober 2023, ketiga aplikasi tersebut telah tergabung dalam SIMBARA. Integrasi ini memastikan bahwa hanya perusahaan tambang yang terdaftar dan memiliki Rencana Kerja dan Anggaran Biaya (RKAB) yang dapat memperoleh Nomor Transaksi Penerimaan Negara (NTPN)," ucapnya di Jakarta, Senin (22/7/2024).
Baca Juga: Luncurkan SIMBARA Untuk Nikel dan Timah, Luhut: Sebenarnya Sudah Terlambat
Oleh karena itu, sistem informasi ini terintegrasi dengan SIMBARA sejak Oktober 2023 untuk mendorong optimalisasi layanan pertambangan yang lebih transparan, akuntabel, serta meningkatkan pendapatan negara.
Diketahui, selain nikel, timah dan batu bara pemerintah juga dikabarkan akan segera menambajkan komoditas lain seperti tembaga, emas, mangan dan juga bauksit.
Arifin berharap SIMBARA dapat memberikan pengawasan serta menciptakan ekosistem yang mampu mendukung kebijakan pemerintah. Di akhir tahun ini, sistem aplikasi digital lainnya bernama Minerba One juga dijadwalkan selesai.
"Diharapkan SIMBARA dapat memberikan dampak signifikan bagi para pemangku kepentingan industri pertambangan dalam meningkatkan kepatuhan terhadap regulasi, efisiensi operasional, transparansi, dan akuntabilitas," jelasnya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 2Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 3Dua Jenderal TNI AD Dinilai Memenuhi Syarat Jadi Calon Panglima TNI, Siapa Saja?
- 4Tudingan Ijazah Palsu Dirinya dan Gibran Terus Bergulir, Jokowi: Berpotensi Pengalihan Isu
- 5Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 6Prediksi Skor Roma vs Genoa 18 Oktober 2026: Giallorossi Diunggulkan
- 7Cara Cek Desil Online Oktober 2026 Pakai NIK KTP, Ini Link Resminya
- 8Kalender Jawa 16 Oktober 2026: Weton Jumat Legi Disebut Punya Karakter Unik
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK









