Jokowi Fasilitasi Pengembangan Industri Kopi Lewat AMANAH

AKURAT.CO Program Aneuk Muda Aceh Unggul dan Hebat (AMANAH) terus memperkuat komitmennya dalam mendorong perekonomian lokal melalui berbagai inisiatif. Salah satu program unggulannya adalah pembibitan Kopi Robusta Lamno di Desa Pante Keutapang, Kecamatan Jaya, Kabupaten Aceh Jaya.
Program ini mendapat dukungan penuh dari Presiden Joko Widodo melalui Badan Intelijen Negara, yang tidak hanya bertujuan meningkatkan produktivitas kopi lokal, tetapi juga memberdayakan generasi muda Aceh melalui sektor pertanian kopi.
Menurut M. Haris, salah satu pembudidaya kopi robusta di Aceh Jaya, pembibitan Kopi Robusta Lamno memiliki potensi besar untuk menjadi sentra ekonomi baru di Kabupaten Aceh Jaya. "Selain cita rasanya yang sesuai dengan selera masyarakat Aceh, kopi tersebut juga memiliki keistimewaan bagi konsumen yang memiliki riwayat sakit asam lambung," ujar Haris, dikutip Rabu (18/9/2024).
Baca Juga: Ekspor Kopi Aceh Naik Hampir 540 Persen
Dalam upaya pengembangannya, AMANAH menggandeng para pemuda di Desa Pante Keutapang untuk aktif terlibat dalam proses pembudidayaan ini. Generasi muda dilatih dan diberdayakan untuk memahami proses pembibitan hingga perawatan kopi robusta, sekaligus diberi motivasi untuk memulai usaha kopi sendiri.
Program ini diharapkan dapat menjadi motor penggerak bagi perekonomian lokal dan membuka peluang bisnis lainnya bagi para pemuda. Bibit Kopi Robusta Lamno yang dikembangkan oleh AMANAH dengan bantuan pemuda Lamno di Desa Pante Keutapang, Kecamatan Jaya, Kabupaten Aceh Jaya.
“Dengan ini diharapkan dapat menjadi sentra Kopi Robusta sehingga meningkatkan perekonomian masyarakat,” harap Haris optimis.
Pembudidayaan kopi robusta di wilayah Lamno dilakukan dengan tujuan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan memberikan peluang ekonomi baru. "Pemuda di Aceh kian memiliki motivasi untuk membuka peluang bisnis lainnya,” imbuh Haris.
Selain itu, Haris juga menjelaskan bahwa pembibitan telah banyak menghasilkan target. “Pembibitan yang dilakukan saat ini sudah mencapai angka 43.000 bibit dari target 50.000 bibit. Sebanyak 3.000 bibit bahkan telah dibawa ke Gedung AMANAH,” kata Haris.
Haris berharap dengan tercapainya target pembibitan kopi robusta dari Lamno ini dapat menjadi andalan dan membawa perubahan ekonomi yang signifikan bagi masyarakat lokal.
Pembibitan Kopi Robusta Lamno yang dikembangkan melalui Program AMANAH adalah bukti nyata dari upaya bersama dalam mengangkat potensi lokal Aceh Jaya. Melalui pemberdayaan pemuda dan pembibitan yang terstruktur, program ini tidak hanya menargetkan peningkatan ekonomi, tetapi juga membangun generasi muda yang lebih produktif, mandiri, dan berwawasan bisnis.
Kopi robusta Lamno berpotensi menjadi produk andalan yang mampu membawa nama Aceh Jaya ke kancah nasional, sekaligus menjadi bagian dari upaya besar untuk membangun kemandirian ekonomi di wilayah ini.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 2Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 3Dua Jenderal TNI AD Dinilai Memenuhi Syarat Jadi Calon Panglima TNI, Siapa Saja?
- 4Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 5Tudingan Ijazah Palsu Dirinya dan Gibran Terus Bergulir, Jokowi: Berpotensi Pengalihan Isu
- 6Prediksi Skor Roma vs Genoa 18 Oktober 2026: Giallorossi Diunggulkan
- 7Cara Cek Desil Online Oktober 2026 Pakai NIK KTP, Ini Link Resminya
- 8Kalender Jawa 16 Oktober 2026: Weton Jumat Legi Disebut Punya Karakter Unik
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK









