Catatan INDEF Soal Usulan Pembentuan Dewan Logistik Nasional

AKURAT.CO Dewan Logistik Nasional dinilai perlu dibentuk sebagai solusi untuk meningkatkan efisiensi biaya logistik dan memperbaiki daya saing produk nasional. Hal ini disampaikan oleh Ketua Umum GP Ansor, Gus Addin dalam acara BNI Investor Daily Summit 2024 baru-baru ini.
Gus Addin menekankan bahwa keberadaan dewan ini akan berkontribusi pada pertumbuhan ekonomi secara keseluruhan. Ia percaya bahwa lembaga setingkat kementerian yang mengurus logistik akan menciptakan integrasi antar berbagai aturan logistik sehingga lebih efisien.
"Agar logistik bisa terintegrasi, maka lembaga setingkat kementerian, seperti dewan logistik nasional itu menjadi hal yang baik," ujarnya.
Baca Juga: Ekonom Beberkan Urgensi Pembentukan Dewan Logistik Nasional
Namun demikian, Ekonom dari Center of Macroeconomics and Finance (MacFin) INDEF, Abdul Manap Pulungan, menilai persoalan logistik nasional tidak hanya terletak pada ada atau tidaknya dewan tersebut, tetapi lebih pada pembangunan infrastruktur yang kuat. Ia berpendapat bahwa biaya yang diperlukan untuk kelembagaan seperti ini bisa digunakan untuk memperbaiki infrastruktur dasar yang lebih mendesak.
"Apakah dengan adanya dewan-dewan ini akan efektif? Persoalannya bukan pada ada tidaknya dewan-dewan. Tapi bagaimana pemerintah membangun infrastruktur? Biaya kelembagaan dewan-dewan tersebut sudah bisa memperbaiki jalan rusak di daerah," ungkap Abdul Manap Pulungan saat dihubungi Akurat.co, Kamis (10/10/2024).
Perdebatan mengenai pembentukan Dewan Logistik Nasional ini menunjukkan bahwa meskipun ide tersebut berpotensi membawa efisiensi di sektor logistik, perhatian terhadap alokasi anggaran dan prioritas pembangunan infrastruktur tetap menjadi poin penting.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 2Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 3Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 4Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 5Bangkai Kapal Tertua di Dunia Berusia 4.700 Tahun Ditemukan di Turki, Apa Saja yang Terungkap?
- 6Dua Jenderal TNI AD Dinilai Memenuhi Syarat Jadi Calon Panglima TNI, Siapa Saja?
- 7Tudingan Ijazah Palsu Dirinya dan Gibran Terus Bergulir, Jokowi: Berpotensi Pengalihan Isu
- 8Trump Sudah Berhati-Hati Terlibat Perang, Netanyahu Berupaya Memicu Kembali Konfrontasi dengan Iran
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK








