Kemenperin Cepat Salurkan Bantuan Logistik dan AMMDes Penyuling Air ke Sumatera

AKURAT.CO Kementerian Perindustrian (Kemenperin) mengirimkan bantuan kemanusiaan bagi masyarakat terdampak banjir di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat.
Pelepasan bantuan dilakukan hari ini di Jakarta sebagai bentuk kepedulian dan solidaritas pemerintah terhadap masyarakat yang tengah menghadapi bencana banjir dan tanah longsor di Sumatera.
Bantuan yang dikirimkan terdiri atas kebutuhan dasar seperti paket sembako, air minum, pakaian layak pakai, perlengkapan kebersihan, serta dukungan logistik lainnya. Selain bantuan barang, Kemenperin juga menyalurkan bantuan uang tunai yang dihimpun dari pejabat dan pegawai sebagai bentuk gotong royong internal.
Pengumpulan donasi internal ini telah mencapai satu truk muatan bantuan barang dan dana tunai yang akan disalurkan melalui satuan kerja Kemenperin di daerah untuk mendukung operasional dapur umum dan kebutuhan mendesak lainnya.
Menteri Perindustrian, Agus Gumiwang mengakui bahwa bencana yang terjadi di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat ini memiliki skala yang cukup besar, sehingga masyarakat di daerah terdampak tentu membutuhkan uluran tangan dari berbagai pihak.
Baca Juga: Bencana Sumatera Berdampak ke Target Pertumbuhan, Pemerintah Kebut Rehabilitasi Infrastruktur
"Hari ini kami mengirimkan sebagian bantuan terlebih dahulu sebagai tahap awal, dan akan ada pengiriman berikutnya yang kami susulkan,” kata Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita dikutip dari laman Kemenperin, Kamis (4/12/2025).
Agus juga menyampaikan apresiasi kepada para pelaku industri yang turut memberikan dukungan baik dalam bentuk barang maupun dana tunai.
Salah satu bantuan yang dikirimkan hari ini adalah AMMDes (Alat Mekanis Multiguna Pedesaan) untuk penyulingan air, kendaraan multifungsi berbasis teknologi manufaktur nasional yang dapat menyediakan air bersih.
AMMDes penyulingan air sangat relevan dengan kebutuhan wilayah terdampak, mengingat persoalan air bersih menjadi kendala utama. "Hari ini dikirim satu unit, dan kami sedang berkoordinasi dengan produsen untuk mempercepat penambahan unit berikutnya. Semua barang bantuan yang kami kirim akan kami pastikan bahwa barang tersebut adalah produk industri dalam negeri,” jelas Menperin.
Dari sisi industri, laporan sementara menunjukkan bahwa kawasan industri di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat secara umum tidak mengalami kerusakan berarti dan masih dapat beroperasi.
Kendala justru dialami beberapa pabrik di luar kawasan industri akibat masalah akses serta gangguan utilitas, terutama pasokan air dan listrik. “Pemerintah berkomitmen mempercepat pemulihan utilitas dan akses agar aktivitas masyarakat dan industri dapat kembali normal,” tegasnya.
Untuk mendukung ketepatan distribusi bantuan, Kemenperin juga bekerja sama dengan TNI yang menyiapkan pesawat angkut menuju tiga wilayah terdampak.
Sementara itu, bantuan uang tunai yang dihimpun akan digunakan satuan kerja di daerah untuk memperkuat operasional dapur umum dan pemenuhan kebutuhan harian masyarakat terdampak secara cepat.
Kemenperin berharap kolaborasi pemerintah, pelaku industri, dan berbagai pihak dapat mempercepat pemulihan dan memberikan dampak nyata bagi masyarakat di wilayah terdampak bencana.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 2Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 3Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 4Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 5Bangkai Kapal Tertua di Dunia Berusia 4.700 Tahun Ditemukan di Turki, Apa Saja yang Terungkap?
- 6Dua Jenderal TNI AD Dinilai Memenuhi Syarat Jadi Calon Panglima TNI, Siapa Saja?
- 7Tudingan Ijazah Palsu Dirinya dan Gibran Terus Bergulir, Jokowi: Berpotensi Pengalihan Isu
- 8Trump Sudah Berhati-Hati Terlibat Perang, Netanyahu Berupaya Memicu Kembali Konfrontasi dengan Iran
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK









