Wamen ESDM Bantah Kurang Sosialisasi Soal Larangan Pengecer Jual LPG 3 Kg
Camelia Rosa | 8 Februari 2025, 16:52 WIB

AKURAT.CO Wakil Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Yuliot Tanjung membantah pihaknya yang dinilai tidak melakukan sosialisasi terkait kebijakan pelarangan bagi pengecer untuk menjual elpiji 3 Kg.
Dikatakan Yuliot, kebijakan yang sebelumnya diberlakukan 1 Februari tersebut sejatinya telan melalui proses pembahasan sejak Maret 2024 untuk melihat ketersediaan pasokan dan suplai gas melon di tengah masyarakat.
"Jadi dari akhir tahun kemarin, itu justru terjadi juga over quota. Jadi untuk tidak terjadi lagi over quota seperti tahun lalu, ya kita melakukan evaluasi dari awal tahun," ujar Yuliot ketika ditemui di Kementeriam ESDM, Jakarta, Jumat (7/2/2025).
Yuliot mengaku pihaknya sudah melakukan sosialisasi kepada pangkalan gas elpiji. Meski demikian ia mengakui jika sosialisasi tersebut belum menyentuh semua pangkalan. Ia juga menyebut dirinya aktif turun ke lapangan dan bertemu pemilik pangkalan elpiji.
"Dan ternyata kan pengecer itu kan bagian dari pangkalan. Jadi pada saat mau distribusi, mereka juga tidak berani. Kira-kira seperti itu," tukas Yuliot.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 2Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 3Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 4Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 5Bangkai Kapal Tertua di Dunia Berusia 4.700 Tahun Ditemukan di Turki, Apa Saja yang Terungkap?
- 6Dua Jenderal TNI AD Dinilai Memenuhi Syarat Jadi Calon Panglima TNI, Siapa Saja?
- 7Tudingan Ijazah Palsu Dirinya dan Gibran Terus Bergulir, Jokowi: Berpotensi Pengalihan Isu
- 8Trump Sudah Berhati-Hati Terlibat Perang, Netanyahu Berupaya Memicu Kembali Konfrontasi dengan Iran
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK








