Menteri ESDM Arab Saudi Sambangi MIND ID dan Vale, Perkuat Hilirisasi Mineral

AKURAT.CO Menteri Perindustrian dan Sumber Daya Mineral Arab Saudi, Yang Mulia Bandar Alkhorayef bertemu dengan Direktur Utama Mind ID, Maroef Sjamsoeddin dan CEO PT Vale, Febriany Eddy.
Dalam kunjungan dua hari ini, Menteri Bandar Alkhorayef mengeksplorasi kolaborasi bilateral di sektor pertambangan dan mineral.
Kunjungan ini juga bertujuan untuk mendorong kepentingan investasi utama Kerajaan Arab Saudi melalui Manara Minerals, sebuah usaha patungan antara Perusahaan Pertambangan Arab Saudi (Ma’aden) dan Public Investment Fun (PIF).
Melalui Manara Minerals, Arab Saudi terus mempercepat investasi internasional di sektor pertambangan untuk mengamankan pasokan mineral penting yang dibutuhkan dalam negeri, dengan cadangan mineral yang belum tergarap senilai sekitar USD2,5 triliun.
Dengan pengembangan sektor pertambangan yang diidentifikasi sebagai pilar ketiga ekonomi nasional, Arab Saudi tengah gencar menjajaki kemitraan strategis internasional, termasuk Indonesia untuk mengamankan bahan baku penting, menarik teknologi hilir, dan memperkuat rantai pasok global.
Baca Juga: Gabung Danantara, Febriany Eddy Bakal Mundur dari Posisi Dirut Vale
Menurut Laporan Forum Mineral Masa Depan (Future Minerals Forum/FMF) 2024, lebih dari USD5,4 triliun investasi mineral dibutuhkan hingga 2035 untuk memenuhi tuntutan transisi energi, dengan lebih dari 40% di antaranya diperkirakan berada di pasar negara berkembang.
Dalam pertemian FMF pada Januari lalu, Arab Saudi mengumumkan putaran kesembilan peluang eksplorasi di tiga sabuk mineral utama yang mencakup wilayah seluas 24.946 km2, sebagai bagian dari rencana yang lebih besar untuk menawarkan lisensi eksplorasi di lebih dari 50.000 km2 pada tahun 2025.
"Kami mengundang investor Indonesia untuk berpartisipasi dalam putaran kesembilan lisensi eksplorasi di Arab Saudi," ujar Menteri Bandar Alkhorayef dalam keterangannya, Kamis (17/4/2025).
Sabuk mineral yang ditargetkan, terletak di wilayah Madinah dan Riyadh, mengandung mineral utama seperti emas, tembaga, perak, seng, dan nikel.
Perusahaan Indonesia didorong untuk memanfaatkan berbagai insentif investasi yang kuat, termasuk pendanaan hingga 75% dari biaya modal melalui Dana Pengembangan Industri Arab Saudi, hak kepemilikan asing penuh, serta akses terhadap data geologi terperinci melalui platform Taade’en.
Dengan Manara Minerals sebagai ujung tombak strategi investasi luar negeri Arab Saudi, kemitraan masa depan dengan mitra Indonesia akan dibangun tidak hanya berdasarkan potensi komersial, tapu juga komitmen bersama terhadap pengelolaan lingkungan dan pembangunan sosial ekonomi.
Asal tahu, Manara Minerals sendiri telah merampungkan akuisisi 10% saham Vale Base Metals Limited (VBM), bagian dari Vale Canada Limited (VCL), senilai USD2,5 miliar pada April 2024 lalu. Adapun VCL dan MIND ID saat ini menjadi pemegang saham terbesar Vale Indonesia, masing-masing 33% dan 34%.
Hingga 2034 mendatang, VBM akan berinvestasi pada proyek baru di Brasil, Kanada dan Indonesia, untuk menggenjot produksi tembaga dari 350 kt per tahun menjadi 900 kt per tahun serta produksi nikel dari 175 kt per tahun menjadi 300 kt per tahun.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 2Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 3Dua Jenderal TNI AD Dinilai Memenuhi Syarat Jadi Calon Panglima TNI, Siapa Saja?
- 4Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 5Tudingan Ijazah Palsu Dirinya dan Gibran Terus Bergulir, Jokowi: Berpotensi Pengalihan Isu
- 6Prediksi Skor Roma vs Genoa 18 Oktober 2026: Giallorossi Diunggulkan
- 7Cara Cek Desil Online Oktober 2026 Pakai NIK KTP, Ini Link Resminya
- 8Kalender Jawa 16 Oktober 2026: Weton Jumat Legi Disebut Punya Karakter Unik
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK









