Menkop Budi Tegaskan KopDes akan Jadi Pilar Ekonomi Nasional Mulai 2025

AKURAT.CO Pemerintah melalui Kementerian Koperasi sedang menyiapkan langkah besar untuk memperkuat ekonomi nasional dari akar rumput.
Peta jalan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih 2025–2029 yang diluncurkan baru-baru ini menargetkan koperasi sebagai pilar utama pembangunan ekonomi berbasis komunitas.
Menteri Koperasi, Budi Arie Setiadi, menjelaskan bahwa inisiatif ini berangkat dari semangat membangun kemandirian desa melalui kekuatan ekonomi kolektif.
Peta jalan tersebut dirancang dalam lima tahap, dimulai dari pembentukan dan penguatan kelembagaan koperasi pada 2025 hingga pencapaian ekspor produk unggulan koperasi pada 2028.
Baca Juga: PKK dan Kemenkop Dorong Koperasi Jadi Tulang Punggung Ekonomi Gotong Royong
“Koperasi harus kembali menjadi alat utama pemerataan dan kemandirian ekonomi, terutama di desa-desa,” kata Budi Arie di hadapan Komisi VI DPR RI.
Tahap awal akan difokuskan pada legalisasi badan hukum, pembangunan sarana pendukung, dan peningkatan kapasitas SDM. Selanjutnya, koperasi akan difokuskan untuk memperkuat usaha berbasis potensi lokal dan melakukan hilirisasi produk.
Pada 2028, koperasi desa diharapkan mampu memproduksi barang ekspor dengan daya saing tinggi. Tahun 2029 menjadi titik kulminasi: koperasi desa bertransformasi menjadi tulang punggung ekonomi nasional.
Baca Juga: Pemerintah Rangkul HKTI dalam Program 80.000 Kopdes Merah Putih
Untuk mewujudkan target ambisius ini, Kemenkop mengajukan tambahan anggaran sebesar Rp5,98 triliun pada 2025 dan Rp7,34 triliun pada 2026. Dana tersebut akan digunakan untuk memperluas program pemberdayaan dan pendampingan koperasi desa di seluruh Indonesia.
“Koperasi Merah Putih bukan sekadar nama, melainkan simbol kebangkitan ekonomi kerakyatan,” tegas Budi Arie.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini


Terpopuler
- 1Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 2Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 3Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 4Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 5Bangkai Kapal Tertua di Dunia Berusia 4.700 Tahun Ditemukan di Turki, Apa Saja yang Terungkap?
- 6Dua Jenderal TNI AD Dinilai Memenuhi Syarat Jadi Calon Panglima TNI, Siapa Saja?
- 7Tudingan Ijazah Palsu Dirinya dan Gibran Terus Bergulir, Jokowi: Berpotensi Pengalihan Isu
- 8Trump Sudah Berhati-Hati Terlibat Perang, Netanyahu Berupaya Memicu Kembali Konfrontasi dengan Iran
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK







