Tina Talisa hingga Ferry Juliantono Jadi Komisaris Pertamina Patra Niaga
Camelia Rosa | 10 Juli 2025, 15:13 WIB

AKURAT.CO PT Pertamina Patra Niaga melakukan perombakan pada dewan komisaris perseroan.
Staf Khusus Wakil Presiden, Tina Talisa, resmi ditunjuk menjadi salah satu komisaris di anak usaha dari PT Pertamina (Persero) yang bergerak di bidang perdagangan olahan minyak bumi tersebut.
Sebelum ditunjuk menjadi Stafsus Wapres, Tina merupakan juru bicara di Kementerian Investasi dan Hilirisasi/Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) saat kepemimpinan Bahlil Lahadalia.
Selain Tina, Wakil Menteri Koperasi, Ferry Juliantono juga gabung dalam jajanan Dewan Komisaris Pertamina Patra Niaga. Kemudian nama lainnya yang juga menempati posisi komisaris diantaranya Panel Barus, Rini Widyastuti, dan Andy Rachmianto.
Sementara itu, nama lama di kursi komisaris hanya satu, yaitu Siti Zahra Aghnia sebagai Komisaris Independen Pertamina Patra Niaga. Siti Zahra merupakan istri dari Komandan TKN Fanta Prabowo-Gibran, Muhammad Arief Rosyid Hasan.
Perombakan susunan komisaris subholding PT Pertamina (Persero) itu dilakukan dalam rapat umum pemegang saham (RUPS) awal pekan ini.
Sebagaimana diberitakan sebelumnya, Pertamina Patra Niaga juga melakukan perombakan pada susunan direksi. Mars Ega Legowo ditunjuk sebagai Direktur Utama menggantikan Riva Siahaan yang tersandung kasus dugaan korupsi tata kelola minyak mentah dan produk kilang Pertamina.
Kemudian mantan Direktur Jenderal Migas Kementerian ESDM Achmad Muchtasyar didapuk sebagai Wakil Dirut PPN. Posisi wadirut ini merupakan posisi baru sejak adanya Pertamina Patra Niaga.
Selain itu, ada pula nama Hari Purnomo yang sebelumnya menjabat sebagai VP Supply and Distribution Operation lalu ditunjuk sebagai Direktur Rekayasa dan Infrastruktur Darat. Kemudian Putut Andriatno menggeser posisi Mia Krishna Anggraini sebagai Direktur SDM dan Penunjang Bisnis.
Sekretaris Perusahaan Pertamina Patra Niaga Heppy Wulansari mengatakan perseroan mendukung dan comply pada kebijakan dan keputusan pemegang saham.
"Diharapkan dengan susunan baru ini dapat membawa perubahan positif dan peningkatan pelayanan bagi masyarakat," jelas Heppy kepada media, Kamis (10/7/2025).
Dengan berbagai perubahan tersebut, maka berikut susunan Dewan Komisaris dan Direksi PT Pertamina Patra Niaga terbaru:
Dewan Komisaris
- Komisaris Utama : Sudung Situmorang
- Komisaris: Ahmad Erani Yustika
- Komisaris: Ferry Juliantono
- Komisaris: Panel Barus
- Komosaris: Rini Widyastuti
- Komisaris: Andy Rachmianto
- Komisaris: Tina Talisa
- Komsiaris Independen: Siti Zahra Aghnia
Direksi
- Direktur Utama : Mars Ega Legowo Putra
- Wakil Direktur Utama : Achmad Muchtasyar
- Direktur Pemasaran Regional : Eko Ricky Susanto
- Direktur Pemasaran Pusat dan Niaga : Alimuddin Baso
- Direktur Rekayasa & Infrastruktur Darat : Hari Purnomo
- Direktur Keuangan : Mega Satria
- Direktur SDM & Penunjang Bisnis : Putut Andriatno
- Direktur Perencanaan & Pengembangan Bisnis : Harsono Budi Santoso
- Direktur Manajemen Resiko : Rahman Pramono Wibowo
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 2Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 3Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 4Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 5Dua Jenderal TNI AD Dinilai Memenuhi Syarat Jadi Calon Panglima TNI, Siapa Saja?
- 6Bangkai Kapal Tertua di Dunia Berusia 4.700 Tahun Ditemukan di Turki, Apa Saja yang Terungkap?
- 7Tudingan Ijazah Palsu Dirinya dan Gibran Terus Bergulir, Jokowi: Berpotensi Pengalihan Isu
- 8Trump Sudah Berhati-Hati Terlibat Perang, Netanyahu Berupaya Memicu Kembali Konfrontasi dengan Iran
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK








