Kemenkop Rebranding Koperasi Desa Jadi Penggerak Ekonomi Warga

AKURAT.CO Wakil Menteri Koperasi (Wamenkop), Farida Farichah menegaskan pentingnya rebranding koperasi desa agar tak lagi dipandang sebagai lembaga simpan pinjam semata.
Sebab menurutnya, koperasi harus menjadi motor penggerak ekonomi masyarakat melalui kegiatan usaha produktif berbasis gotong royong.
“Rebranding ini bertujuan agar koperasi tidak hanya mengelola dana, tapi juga menjadi lembaga ekonomi yang menyejahterakan anggota dan masyarakat sekitar,” ujar Farida saat mengunjungi gerai Koperasi Kelurahan (Kopkel) Merah Putih di Sukorejo, Kota Blitar.
Farida menekankan, koperasi perlu memperluas keanggotaan agar bisa menjangkau setidaknya separuh warga di tiap kelurahan. Untuk itu, Kemenkop memfasilitasi pendampingan lewat Project Management Officer (PMO) di tingkat kabupaten.
Baca Juga: Gandeng Kejagung, Kemenkop Siap Awasi Koperasi Lewat Digital
Selain PMO, Kemenkop juga menyiapkan Asisten Bisnis yang mendampingi sepuluh koperasi secara penuh waktu.
“Asisten Bisnis ini membantu menghitung potensi usaha, omzet, hingga strategi penjualan agar koperasi benar-benar untung,” imbuhnya.
Farida menjelaskan, dukungan pemerintah juga diwujudkan melalui Instruksi Presiden (Inpres) Nomor 9 Tahun 2025 yang mengamanatkan pembangunan gerai, gudang, dan sarana transportasi koperasi dengan plafon dana hingga Rp3 miliar.
“Kami ingin koperasi punya basis usaha nyata dan mandiri. Dengan begitu, warga menjadi pelaku pasar, bukan sekadar konsumen,” jelas Farida.
Baca Juga: Link Resmi Pengumuman Kemenkop 2025: Cek Hasil Rekrutmen Business Assistant dan Jadwal Terbaru
Ia mencontohkan, Kopkel Merah Putih telah berkembang menjadi pengecer pupuk subsidi hingga klinik kesehatan dan apotek. Produk pertanian masyarakat pun bisa dikelola dan dipasarkan lewat koperasi. “Dari koperasi, untuk anggota, dan kembali lagi ke masyarakat,” tandasnya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 2Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 3Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 4Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 5Bangkai Kapal Tertua di Dunia Berusia 4.700 Tahun Ditemukan di Turki, Apa Saja yang Terungkap?
- 6Dua Jenderal TNI AD Dinilai Memenuhi Syarat Jadi Calon Panglima TNI, Siapa Saja?
- 7Tudingan Ijazah Palsu Dirinya dan Gibran Terus Bergulir, Jokowi: Berpotensi Pengalihan Isu
- 8Trump Sudah Berhati-Hati Terlibat Perang, Netanyahu Berupaya Memicu Kembali Konfrontasi dengan Iran
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK








