Akses Pulih, Pertamina Genjot Penyaluran BBM di Sumbar

AKURAT.CO PT Pertamina Patra Niaga Regional Sumatera Bagian Utara (Sumbagut) terus mengupayakan penyaluran Bahan Bakar Minyak (BBM) di wilayah Sumatera Barat kembali normal.
Upaya ini dilakukan setelah akses jalan menuju Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) ke sejumlah Kabupaten/Kota di Sumatera Barat telah terbuka.
Area Manager Communication, Relations & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut, Fahrougi Andriani Sumampouw mengatakan pihaknha terus melakukan langkah-langkah cepat guna agar layanan energi, khususnya BBM bagi masyarakat tetap terjaga dengan mengoperasikan 64 SPBU yang siaga 24 jam di wilayah Sumatera Barat, dari 154 SPBU yang beroperasi di Sumatera Barat.
Baca Juga: Kembali Serap BBM Base Fuel dari Pertamina, BP Pastikan Pasokan di SPBU Stabil
“Penambahan jam operasional ini menjadi upaya Pertamina untuk memastikan masyarakat tetap mendapatkan akses BBM di tengah kondisi pemulihan pascabencana,” kata Fahrougi dikutip, Rabu (3/12/2025).
Fahrougi mengungkapkan bahwa seluruh SPBU di wilayah Sumatera Barat dalam kondisi aman dan tidak terdampak langsung oleh bencana yang terjadi beberapa hari terakhir.
Seluruh SPBU tetap beroperasi normal, namun penyaluran BBM sempat terkendala akibat akses jalan yang terputus di beberapa titik distribusi.
Sejumlah ruas jalan nasional yang sempat terdampak dan menghambat suplai BBM antara lain, Jalan Nasional Bukittinggi – Pasaman, Kecamatan Palupuh, Kabupaten Agam, Padang Panjang – Sicincin KM 63.
Kemudian, Kabupaten Padang Pariaman, Jalan Lolo – Surian, Kabupaten Solok atau akses menuju Kabupaten Solok Selatan, serta beberapa titik banjir akibat luapan sungai yang menutup akses sementara.
Baca Juga: SPBU Shell Bakal Terisi Lagi? ESDM Bocorkan Negosiasi Sudah Hampir Kelar
Namun, per hari Senin lalu sebagian jalur alternatif yang telah dapat dilalui dan mobil tangki Pertamina telah kembali melakukan penyesuaian pengiriman untuk mempercepat pemulihan suplai BBM ke seluruh SPBU terdampak.
“SPBU di Sumatera Barat tidak berhenti beroperasi karena jalan yang lumpuh akibat banjir dan longsor. Dengan situasi yang membaik, mobil tangki pengangkut BBM sudah bisa mulai masuk ke wilayah-wilayah yang dapat dilalui,” ujar Fahrougi.
Sementara itu, Pertamina telah menetapkan harga Bahan Bakar Non Subsidi di tiga provinsi terdampak bencana yakni Aceh, Sumatera Utara dan Sumatera Barat, tidak mengalami perubahan atau tidak naik.
Pada 1 Desember 2025, Pertamina melakukan penyesuaian harga di sejumlah wilayah lain di Indonesia.
Pertamina Patra Niaga akan terus berkoordinasi dengan Pemerintah Daerah, aparat kepolisian, BPBD, dan pemangku kepentingan lainnya untuk memastikan kelancaran distribusi energi di wilayah Sumatera Barat.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini



Terpopuler
- 1Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 2Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 3Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 4Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 5Bangkai Kapal Tertua di Dunia Berusia 4.700 Tahun Ditemukan di Turki, Apa Saja yang Terungkap?
- 6Trump Sudah Berhati-Hati Terlibat Perang, Netanyahu Berupaya Memicu Kembali Konfrontasi dengan Iran
- 7Fabio Calonego Akui Ditawari Naturalisasi, Tertarik Bela Timnas Indonesia
- 8Dua Jenderal TNI AD Dinilai Memenuhi Syarat Jadi Calon Panglima TNI, Siapa Saja?
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK





