Kejar Produksi Migas, ESDM Tambah Lelang 8 Wilayah Kerja

AKURAT.CO Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) memastikan akan melelang delapan Wilayah Kerja (WK) migas tambahan pada pekan depan sebagai bagian dari strategi menjaga keberlanjutan produksi migas nasional.
Direktur Jenderal Minyak dan Gas Bumi Kementerian ESDM, Laode Sulaeman, mengatakan lelang delapan WK tersebut merupakan tindak lanjut dari upaya pemerintah memperkuat kegiatan eksplorasi di tengah tren penurunan produksi dari lapangan-lapangan migas existing.
"Jadi 75 blok tersebut sudah kita tawarkan insya Allah minggu depan masih ada 8 blok lagi yang akan kita lelang. Saya kemarin barusan lapor ke Pak Menteri beliau yaudah lelang," kata Laode dalam acara temu media sektor ESDM dikutip, Minggu (21/12/2025).
Baca Juga: ESDM Siapkan Perpres Baru LPG 3 Kg, Atur Distribusi hingga Sub-Pangkalan
Laode menjelaskan, delapan WK migas yang akan dilelang tersebut mayoritas berada di wilayah Indonesia bagian Tengah dan Timur. Salah satu wilayah yang masuk dalam rencana lelang berada di Provinsi Sulawesi Tenggara.
Terkait minat investor, Laode menyebutkan bahwa sejumlah badan usaha telah menunjukkan ketertarikan, terutama perusahaan yang sebelumnya telah melakukan joint study pada wilayah kerja yang ditawarkan.
“Biasanya pihak yang sudah melakukan joint study akan ikut sebagai peserta lelang. Pengalaman sebelumnya, mereka yang sudah joint study ini juga yang akhirnya memenangkan lelang karena sudah memiliki data yang cukup,” tuturnya.
Diberitakan sebelumnya, Diberitakan sebelumnya, Pemerintah terus mengupayakan pemenuhan permintaan energi, sekaligus menciptakan sistem energi yang mendorong pertumbuhan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat, termasuk bagi generasi mendatang.
Untuk memperkuat ketahanan energi, Pemerintah menargetkan peningkatan produksi sebesar 1 juta barel minyak per hari (bph) dan 12 miliar kaki kubik gas per hari (BSCFD).
Baca Juga: PNBP ESDM Tembus Rp228,05 Triliun per 18 Desember 2025
Untuk menopang pencapaian target tersebut, Pemerintah menyoroti besarnya potensi migas nasional yang mencapai 128 cekungan migas yang telah teridentifikasi di seluruh Indonesia.
Wakil Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Yuliot menyampaikan, dari 128 cekungan migas yang telah teridentifikasi itu, hanya 20 yang telah dikembangkan, 108 sisanya merupakan area yang kaya data dan peluang.
"Pada tahun 2025 dan 2026, Pemerintah mengalokasikan anggaran yang signifikan dan memberdayakan Badan Geologi untuk melakukan survei 2D dan 3D tingkat lanjut, yang membuka jalan bagi eksplorasi untuk membuka potensi sumber daya ini. Visi bersama kita jelas, pada tahun 2029, Indonesia akan mencapai target produksi 1 juta barel minyak per hari, memperkuat kedaulatan energi nasional, dan mendorong pembangunan berkelanjutan," kata Yuliot pada Grand Launching of Indonesia Oil and Gas Exploration di Jakarta, Selasa (25/11/2025).
Pemerintah, kata Yuliot telah menerbitkan Peraturan Pemerintah No. 28 Tahun 2025 tentang Penyelenggaraan Perizinan Berusaha Berbasis Risiko dan Peraturan Menteri ESDM No. 14 Tahun 2025 tentang Kerja Sama Pengelolaan Sebagian Wilayah Kerja untuk Peningkatan Produksi Minyak dan Gas Bumi, yang membuka jalan bagi kerja sama yang transparan dan efisien.
Kementerian ESDM juga telah menyiapkan 75 blok migas yang tersebar di Sumatera, Kalimantan, Sulawesi, Papua, dan wilayah lepas pantai. Seluruh blok ini telah siap dikembangkan melalui mekanisme penugasan atau lelang reguler.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 2Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 3Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 4Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 5Bangkai Kapal Tertua di Dunia Berusia 4.700 Tahun Ditemukan di Turki, Apa Saja yang Terungkap?
- 6Trump Sudah Berhati-Hati Terlibat Perang, Netanyahu Berupaya Memicu Kembali Konfrontasi dengan Iran
- 7Fabio Calonego Akui Ditawari Naturalisasi, Tertarik Bela Timnas Indonesia
- 8Gubernur Bali I Wayan Koster Viral Usai Adu Mulut dengan Petugas SPBU, Ini Profilnya
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK








