Kelola Rp40 T per Tahun, PalmCo Andalkan Sistem Logistik Digital

AKURAT.CO PTPN IV PalmCo mempercepat transformasi digital di sektor logistik dan pergudangan sebagai langkah strategis untuk mengamankan nilai aset bisnis yang mencapai puluhan triliun rupiah per tahun.
Melalui peluncuran dua sistem digital terintegrasi, PalmGO dan PALMSTOCK, perusahaan menargetkan pengelolaan rantai pasok yang lebih efisien, transparan, dan berbasis data di seluruh unit operasional.
Direktur Utama PTPN IV PalmCo, Jatmiko K. Santosa, menegaskan bahwa digitalisasi yang dijalankan perusahaan tidak berorientasi pada penambahan aplikasi, melainkan pada integrasi sistem dan data agar seluruh proses bisnis dapat dipantau secara menyeluruh.
Baca Juga: PTPN IV PalmCo Hadirkan Trauma Healing bagi Anak-anak Pengungsi Aceh Tamiang
"Tantangan utama transformasi digital di BUMN perkebunan adalah menghubungkan proses yang selama ini berjalan terpisah dalam satu ekosistem yang efisien dan berkelanjutan," ujarnya dalam keterangan yang diterima di Jakarta, Rabu (21/1/2026).
Jatmiko menjelaskan, PalmGO dan PALMSTOCK dirancang sebagai fondasi utama pengelolaan logistik dan persediaan yang berbasis data, sekaligus untuk menghilangkan praktik pencatatan ganda yang berpotensi menimbulkan inefisiensi.
Dengan integrasi sistem, proses pengambilan keputusan dapat dilakukan lebih cepat tanpa ketergantungan pada metode manual yang rawan kesalahan.
Kebutuhan digitalisasi tersebut semakin mendesak seiring dengan skala bisnis PalmCo yang besar. Direktur Strategy & Sustainability PTPN IV PalmCo, Ugun Untaryo, mengungkapkan bahwa setiap hari perusahaan mengelola pengangkutan sekitar 13.000 ton komoditas menggunakan kurang lebih 900 unit truk.
Aktivitas tersebut merepresentasikan nilai barang bergerak sekitar Rp140 miliar per hari atau setara Rp40 triliun per tahun.
"Selain logistik, PalmCo juga mengelola persediaan bernilai besar yang tersebar di 248 gudang di berbagai wilayah operasional. Tanpa sistem digital yang terintegrasi, pengawasan logistik dan stok akan sangat bergantung pada proses manual, yang berisiko memicu penyusutan, kehilangan aset, hingga lemahnya akuntabilitas pengelolaan," ujar Ugun.
Baca Juga: Krisis Pangan Makin Mengkhawatirkan, PTPN IV Dirikan Dapur Umum di Aceh Utara
Melalui PalmGO dan PALMSTOCK, seluruh proses mulai dari perencanaan, pencatatan, pemantauan, evaluasi, hingga penyusunan proyeksi dapat dilakukan secara real-time dan lebih akurat. Sistem ini diharapkan mampu menekan potensi kehilangan, mengurangi tingkat susut, serta memperkuat tata kelola perusahaan berbasis data.
Dari sisi operasional, Direktur SDM & TI PTPN IV PalmCo, Suhendri, menjelaskan bahwa PalmGO berfungsi mengelola seluruh proses logistik, mulai dari perencanaan rute, pengelolaan armada, hingga pelacakan pengiriman secara real-time. Sementara itu, PALMSTOCK difokuskan pada pengelolaan persediaan dan pergudangan yang terintegrasi dengan sistem SAP perusahaan.
Menurutnya, kehadiran dua sistem ini tidak hanya berperan sebagai solusi teknologi, tetapi juga menjadi instrumen perubahan budaya kerja di lingkungan PalmCo. Proses manual yang sebelumnya terfragmentasi diarahkan menjadi pola kerja terintegrasi hingga ke level operasional paling bawah.
"PalmCo menargetkan implementasi PalmGO dan PALMSTOCK dapat menekan biaya logistik dan penyimpanan secara signifikan, sekaligus meningkatkan keandalan rantai pasok komoditas utama seperti sawit, teh, dan karet," ujar Suhendri.
Digitalisasi ini menjadi bagian dari strategi jangka panjang perusahaan untuk membangun operasional yang efisien, berkelanjutan, dan siap menghadapi tantangan industri ke depan.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 2Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 3Dua Jenderal TNI AD Dinilai Memenuhi Syarat Jadi Calon Panglima TNI, Siapa Saja?
- 4Tudingan Ijazah Palsu Dirinya dan Gibran Terus Bergulir, Jokowi: Berpotensi Pengalihan Isu
- 5Denmark Terbuka: Kena Kartu Merah di Semifinal, Fajar/Fikri Minta Peraturan Baru Time Clock Ditinjau Ulang
- 6Dorongan Hak Angket Ijazah Gibran Menguat, Jokowi Mulai Panik?
- 7Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 8Prediksi Skor Roma vs Genoa 18 Oktober 2026: Giallorossi Diunggulkan
- 9Presiden Prabowo Terima Kunjungan Sekjen PBB António Guterres di Hambalang
- 10Survei PPI: Mayoritas Publik Puas dengan Kinerja Pemerintah dan Presiden Prabowo








