Selama Ramadan, Pasokan DOC Pati Dipastikan 1.000 Box per Minggu

AKURAT.CO Kementerian Pertanian (Kementan) memastikan distribusi bibit ayam atau day old chick (DOC) di Kabupaten Pati, Jawa Tengah, berjalan transparan dan berkeadilan.
Pemerintah menjamin pasokan minimal 1.000 box DOC per minggu atau setara 100.000 ekor ayam untuk memenuhi kebutuhan peternak mandiri menjelang Ramadan hingga Idul Fitri 2026.
Direktur Jenderal Peternakan dan Kesehatan Hewan (PKH) Kementan, Agung Suganda, mengatakan pemerintah bertindak sebagai fasilitator guna memastikan tata niaga DOC berjalan sehat dan sesuai regulasi.
Baca Juga: Legislator Apresiasi Kementan Capai Swasembada Beras
“Sesuai arahan Bapak Menteri Pertanian sekaligus Kepala Badan Pangan Nasional, pemerintah hadir sebagai fasilitator dan pembina untuk memastikan tata niaga berjalan sehat, berkeadilan, dan sesuai ketentuan,” kata Agung dalam keterangan yang diterima di Jakarta, Senin (23/2/2026).
Kesepakatan tersebut diteken dalam pertemuan yang dipimpin Agung bersama Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Pati, Risma Ardhi Chandra. Forum melibatkan Gabungan Perusahaan Pembibitan Unggas (GPPU) dan Persaudaraan Peternak Mandiri Pantura (PPMP), serta difasilitasi Pemerintah Kabupaten Pati dan Dinas Pertanian Provinsi Jawa Tengah.
Dalam dokumen komitmen bersama, perusahaan pembibitan sepakat memenuhi kebutuhan DOC final stock (FS) ayam ras pedaging anggota PPMP secara kontinu, berdasarkan daftar pemesanan dan jadwal chick in, minimal 1.000 box per minggu mulai akhir Februari 2026.
Agung menegaskan pengawasan distribusi akan diperkuat agar implementasi di lapangan konsisten.
Baca Juga: Kementan Rehabilitasi 100 Ribu Hektare Sawah di Sumatra
“Yang terpenting bukan hanya kesepakatan di atas kertas, tetapi konsistensi pelaksanaannya di lapangan,” ujarnya.
Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), produksi daging ayam ras pedaging nasional dalam beberapa tahun terakhir berada di kisaran 3,6–3,8 juta ton per tahun, menjadikannya salah satu sumber protein hewani utama masyarakat Indonesia. Konsumsi ayam biasanya meningkat signifikan pada periode Ramadan dan Idul Fitri.
Distribusi DOC menjadi faktor krusial dalam menjaga keseimbangan suplai dan harga ayam di tingkat peternak maupun konsumen. Dalam beberapa tahun terakhir, fluktuasi pasokan DOC kerap memicu gejolak harga ayam hidup (livebird) di sejumlah sentra produksi, termasuk Jawa Tengah.
Kabupaten Pati sendiri merupakan salah satu sentra perunggasan di Pantura. Plt Bupati Pati Risma Ardhi Chandra menyebut kebutuhan ayam di wilayahnya tinggi dan membutuhkan pasokan terukur.
“Sekiranya 1.000 box DOC per minggu ini dapat menyuplai peternak di Pati sehingga harapan kami harga ayam terus stabil,” kata Risma.
Dengan asumsi 1 box berisi 100 ekor, suplai 100.000 ekor DOC per minggu berpotensi menghasilkan ayam siap panen dalam 30–35 hari ke depan. Skema ini diharapkan menjaga siklus produksi tetap berjalan dan mencegah kelangkaan ayam saat permintaan melonjak.
Sekretaris Jenderal PPMP, Barry menyampaikan apresiasi atas fasilitasi pemerintah.
“Dengan adanya kesepakatan ini peternak bangkit. Kesepakatan ini menjadi gairah baru bagi peternak,” ujarnya.
Sementara itu, Ketua IV GPPU Asrokh Nawawi memastikan pihaknya segera melakukan verifikasi kebutuhan peternak agar distribusi tepat sasaran.
Kesepakatan juga menegaskan pemenuhan DOC tetap mengacu pada mekanisme bisnis yang berlaku tanpa bundling pakan, untuk menjaga prinsip persaingan usaha yang sehat.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini


Terpopuler
- 1Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 2Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 3Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 4Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 5Bangkai Kapal Tertua di Dunia Berusia 4.700 Tahun Ditemukan di Turki, Apa Saja yang Terungkap?
- 6Dua Jenderal TNI AD Dinilai Memenuhi Syarat Jadi Calon Panglima TNI, Siapa Saja?
- 7Tudingan Ijazah Palsu Dirinya dan Gibran Terus Bergulir, Jokowi: Berpotensi Pengalihan Isu
- 8Trump Sudah Berhati-Hati Terlibat Perang, Netanyahu Berupaya Memicu Kembali Konfrontasi dengan Iran
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK








