189 SPKLU Siap Beroperasi di Tol Trans Jawa dan Sumatera Saat Mudik Lebaran 2026

AKURAT.CO Kementerian Pekerjaan Umum (PU) bersama Badan Usaha Jalan Tol (BUJT) memperkuat layanan mudik Lebaran 2026 melalui penyediaan 189 Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU) di berbagai Tempat Istirahat dan Pelayanan (TIP) atau rest area jalan tol.
Kehadiran fasilitas ini menjadi bagian dari upaya mendukung kelancaran perjalanan pemudik, khususnya pengguna kendaraan listrik.
SPKLU tersebut tersebar di ruas-ruas utama Tol Trans Jawa dan Tol Trans Sumatera, sehingga memberikan kemudahan bagi masyarakat untuk melakukan perjalanan jarak jauh dengan kendaraan listrik secara lebih aman dan nyaman.
Baca Juga: Mudik Lebaran 2026 Pakai Mobil Listrik? Berikut Daftar Lokasi SPKLU di Seluruh Tol Milik ASTRA
Menteri PU, Dody Hanggodo mengatakan bahwa kesiapan mudik tidak hanya bertumpu pada kemantapan jalan, tetapi juga pada kelengkapan fasilitas pendukung di sepanjang perjalanan.
“Kami memastikan kesiapan infrastruktur jalan nasional, termasuk jalan tol dalam kondisi laik dilalui. Namun yang tidak kalah penting adalah kesiapan sarana pendukung seperti rest area yang menjadi titik penting bagi pemudik untuk beristirahat dengan aman dan nyaman,” kata Dody dalam keterangannya, Kamis (19/3/2026).
Di Pulau Jawa, tersedia 152 unit SPKLU yang terpasang di 73 TIP mulai dari ruas Tol Tangerang–Merak hingga Tol Pandaan–Malang. Sementara di Pulau Sumatera, terdapat 37 unit SPKLU di 27 TIP yang tersebar di ruas Tol Bakauheni–Terbanggi Besar hingga Pekanbaru–Dumai.
Dengan ketersediaan SPKLU ini, perjalanan mudik menggunakan kendaraan listrik kini semakin nyaman untuk perjalanan jarak jauh. Selain penyediaan SPKLU, Kementerian PU juga memastikan kesiapan rest area sebagai fasilitas pendukung perjalanan.
Saat ini terdapat 136 TIP yang tersebar di seluruh ruas tol operasional di Indonesia, dilengkapi berbagai fasilitas seperti SPBU, area parkir, toilet, tempat ibadah, pusat kuliner, serta ruang istirahat.
Untuk mengantisipasi lonjakan volume lalu lintas selama periode mudik, Kementerian PU juga menyiapkan 15 TIP fungsional yang dapat dioperasikan secara situasional guna mengurai kepadatan di rest area eksisting.
Beberapa TIP yang telah siap digunakan antara lain TIP Tol Sigli–Banda Aceh KM 37+000 A/B, TIP Kuala Tanjung–Tebing Tinggi–Parapat KM 99+800 A/B, serta TIP Tol Semarang–Solo KM 439+000 A dan KM 444+000 B yang telah dilengkapi fasilitas tambahan seperti bengkel, pos kesehatan, ruang laktasi, dan ATM center.
Sementara itu, sejumlah TIP lainnya disiapkan secara bertahap dan dapat difungsikan secara terbatas sesuai kebutuhan lalu lintas selama periode mudik dan arus balik Lebaran 2026, antara lain TIP Palembang–Betung KM 71+000 A/B dengan progres sekitar 95% serta TIP sementara di ruas Cipali KM 77B yang memanfaatkan eks Gerbang Tol Cikopo.
lMelalui penguatan layanan jalan tol, optimalisasi rest area, serta penyediaan SPKLU yang semakin luas, Kementerian PU berharap perjalanan mudik Lebaran 2026 dapat berlangsung lebih lancar, aman, dan nyaman,” tutur Dody.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini


Terpopuler
- 1Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 2Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 3Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 4Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 5Bangkai Kapal Tertua di Dunia Berusia 4.700 Tahun Ditemukan di Turki, Apa Saja yang Terungkap?
- 6Trump Sudah Berhati-Hati Terlibat Perang, Netanyahu Berupaya Memicu Kembali Konfrontasi dengan Iran
- 7Fabio Calonego Akui Ditawari Naturalisasi, Tertarik Bela Timnas Indonesia
- 8Gubernur Bali I Wayan Koster Viral Usai Adu Mulut dengan Petugas SPBU, Ini Profilnya
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK






