Akurat
Pemprov Sumsel

PLN Pastikan Listrik Aman saat Nataru 2025/2026, SPKLU Jalur Mudik Ditambah

Dedi Hidayat | 18 Desember 2025, 12:30 WIB
PLN Pastikan Listrik Aman saat Nataru 2025/2026, SPKLU Jalur Mudik Ditambah

AKURAT.CO PT PLN (Persero) menyatakan kesiapannya dalam menjaga keandalan pasokan listrik serta mendukung kebutuhan mobilisasi masyarakat melalui penguatan infrastruktur pengisian daya kendaraan listrik saat periode Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2025/2026.

Direktur Retail dan Niaga PLN, Adi Priyanto, menyampaikan pasokan kelistrikan selama periode Nataru berada dalam kondisi aman.

Dengan perkiraan beban puncak mencapai sekitar 46,8 Gigawatt (GW), daya mampu pasok tercatat sebesar 53,9 GW. Artinya, terdapat cadangan daya sebesar 7,1 GW atau sekitar 15,2%.

Pasokan energi primer pembangkit PLN juga dalam kondisi aman, di mana rata-rata Hari Operasional Pembangkitan (HOP) pembangkit batu bara dan gas mencapai 22 hari.

Baca Juga: PLN Sambungkan Kembali Transmisi Pangkalan Brandan–Langsa Pascabencana

“Kami secara preventif sudah mempersiapkan dan memelihara setiap pembangkit kami, jaringan transmisi, jaringan distribusi, dan operasi layanan pelanggan sejak jauh-jauh hari sebelum memasuki periode Nataru,” kata Adi dalam keterangannya, Kamis (18/12/2025).

Sebagai bagian dari langkah antisipatif, PLN telah menyiagakan tim khusus sebanyak 69 ribu personel yang standby di 3.392 posko siaga PLN yang akan menjaga keandalan listrik di berbagai lokasi publik yang strategis dan vital

Seperti di bandara, stasiun, terminal, rumah sakit, pusat perbelanjaan, serta tempat ibadah yang didukung dengan suplai listrik berlapis.

Di sisi lain, Adi mengungkapkan tren penggunaan kendaraan listrik yang terus mengalami peningkatan, pengguna kendaraan listrik pada periode Nataru kali ini diprediksi mencapai sekitar 26.000 unit, atau lebih dari dua kali lipat dibandingkan tahun lalu yang tercatat sebanyak 12.183 unit.

Untuk mengantisipasi lonjakan tersebut, PLN menambah jumlah Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU) di jalur mudik Trans Sumatra-Jawa sebanyak tiga kali lipat dari Nataru tahun sebelumnya demi mendukung mobilitas masyarakat.

Baca Juga: Pacu Penggunaan Biomassa di PLTU, PLN EPI Targetkan 10 Juta Ton 2030

“Kami menambah tiga kali lipat jumlah mesin SPKLU di sepanjang jalur mudik Trans Sumatra-Jawa. Tahun lalu jumlahnya sekitar 500, sekarang menjadi 1.515 yang tersebar di 865 titik,” ujarnya.

Secara nasional, PLN bersama para mitra juga telah menyediakan total 4.514 unit SPKLU yang tersebar di 2.862 titik strategis di seluruh Indonesia.

Selain itu, PLN menyiapkan 117 Posko Siaga SPKLU yang tersebar di titik-titik strategis seperti rest area, SPKLU Center, serta kantor UP3 dan ULP PLN.

Di posko siaga ini, para pemudik pengguna kendaraan listrik dapat beristirahat dengan nyaman sembari melakukan pengisian daya kendaraannya.

Untuk mendukung kenyamanan pemudik, PLN menyediakan aplikasi PLN Mobile yang dapat dimanfaatkan untuk pelaporan gangguan listrik sekaligus membantu perencanaan perjalanan bagi pengguna kendaraan listrik.

“Bagi pemudik yang merencanakan perjalanan, misalnya dari Jakarta ke Surabaya, tinggal klik tujuan di aplikasi. Nanti akan ditampilkan titik-titik SPKLU beserta jarak tempuhnya,” tutur Adi.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.