MRT Sempat Blackout, Begini Kata PLN

AKURAT.CO PT PLN (Persero) memastikan pasokan listrik di sejumlah wilayah Jakarta yang sebelumnya mengalami gangguan suplai dari gardu induk telah kembali pulih sepenuhnya.
Senior Manager Komunikasi dan Umum PLN UID Jakarta Raya, Haris Andika, mengatakan seluruh wilayah terdampak telah kembali normal.
“PLN pastikan seluruh wilayah yang mengalami gangguan suplai dari Gardu Induk telah kembali normal pada pukul 20.00 WIB,” kata Haris dalam keterangannya, Kamis (9/4/2026) malam.
Baca Juga: Dukung NZE 2060, PLN EPI Gandeng KPP Kembangkan Syngas Biomassa
Haris menyampaikan, wilayah yang sebelumnya terdampak gangguan meliputi Angke, Kebon Jeruk, Kebayoran Lama, Kebayoran Baru, Mampang, Ketapang, dan Karet kini sudah kembali normal.
Dengan pemulihan tersebut, aktivitas masyarakat dan pelaku usaha di kawasan terdampak dipastikan kembali berjalan normal.
“Untuk update informasi dan layanan kelistrikan PLN, pelanggan dapat mengakses aplikasi PLN Mobile dan Contact Center PLN 123,” ujarnya.
Penyebab Listrik Padam
Lebih lanjut, Haris menjelaskan bahwa penyebab dari padamnya listrik dibeberapa wilayah Jakarta dikarenakan gangguan pada gardu induk milik PLN.
“Terjadi gangguan suplai listrik di beberapa wilayah Jakarta yang bersumber dari beberapa Gardu Induk (GI),” tutur Haris.
Stasiun MRT Alami Gangguan
Adapun, dikabarkan bahwa beberapa wilayah Jakarta mengalami pemadaman listrik pada, Kamis (9/4/2026) sore. Salah satu kelistrikan yang terdampak adalah MRT.
Kepala Divisi Corporate Secretary PT MRT Jakarta (Perseroda), Rendy Primartantyo menyampaikan telah terjadi gangguan operasional pada sejumlah stasiun pada Kamis (9/4/2026) pukul 17.57 WIB.
Gangguan tersebut dipicu oleh kendala pasokan listrik dari sisi PLN di area CSW, yang menyebabkan sejumlah fasilitas stasiun mengalami gangguan sementara.
Rendy mengatakan, fasilitas yang terdampak meliputi penerangan, elevator, eskalator, serta beberapa sarana pendukung lainnya.
Baca Juga: PLN EPI Gandeng Kalimantan Powerindo Kembangkan Hub Biomassa di Kaltim
“Gangguan operasional ini disebabkan oleh kendala pasokan listrik dari sisi PLN (CSW) yang mengakibatkan sebagian fasilitas stasiun, seperti penerangan, elevator, eskalator, dan beberapa fasilitas lainnya mengalami gangguan,” ucap Rendy dalam keterangannya, Kamis sore.
Rendy menambahkan, seluruh stasiun elevated sempat mengalami kondisi blackout, namun saat ini sistem telah berhasil dinormalkan kembali.
“MRT Jakarta telah melakukan langkah-langkah penanganan dan penormalan secara cepat serta terus berkoordinasi dengan pihak terkait guna memastikan layanan dapat kembali berjalan normal,” tambahnya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Cuma Jadi Beban Istana, Menteri Pariwisata Tak Punya Sense of Crisis dan Layak Diganti
- 2Tragedi di Gurun Sahara: 49 Orang Tewas Kehausan Setelah Truk Mogok di Gurun Niger
- 3Prediksi Skor Prancis vs Pantai Gading 5 Juni 2026: Les Bleus Masih Terlalu Kuat atau The Elephants Siap Membuat Kejutan?
- 4Berbahasa Indonesia Usai Laga Kalahkan Oman, John Herdman: Saya Capek!
- 5BRIN Ingatkan Wacana Jokowi Keliling Daerah Berpotensi Memanaskan Politik Terlalu Dini
- 6Kurs Dolar AS Tembus Rp18.025 Hari Ini, Rupiah Catat Rekor Terlemah dalam Sejarah
- 7Kalender Jawa 4 Juni 2026: Weton Kamis Pahing Punya Karakter Cerdas dan Penuh Perhitungan
- 8Kalender Jawa 3 Juni 2026: Watak Weton Rabu Legi, Sosok Jujur yang Disukai Banyak Orang
- 9Astra Gandeng Pemprov Jakarta Kampanyekan Naik Transportasi Umum, Pramono: Kunci Atasi Macet dan Polusi
- 10Trump Klaim Kekuatan Militer Iran Hancur Total, Tersisa Sekitar 21 Persen Rudal




